Mutiara Dari Madinah


Kisah Wanita Shalihah
DMadinah hiduplah seorang gadis cantik parasnya, indah akhlaknya dan taat dalam ibadahnya. Bibirnya senantiasa basah de-ngan dzikir, malam-malamnya dihabiskan dengan bermunajat kepada Allah. Suatu hari datanglah seorang pemuda meminangnya, dari berita yang didapatkan dia adalah pemuda yang shaleh. Setelah melakukan shalat istikharah, dia pun menerima lamaran itu. Hari pernikahan pun ditetapkan. Sebagaimana layaknya pesta yang biasa dilakukan malam hari sampai menjelang subuh, gadis ini justru mengajukan syarat pesta haruslah selesai lebih cepat dan tepat jam 12 malam dia hendaknya sudah diantarkan ke rumah suaminya.

Pukul 12 malam di hari pernikahannya, digandenglah tangan gadis itu oleh suaminya, pulang menuju rumah yang mereka impikan, rumah untuk merajut cinta dan
 ibadah bersama. Sang istri pun meminta ijin untuk melihat keadaan rumahnya. Hatinya yang gembira seketika sedih ketika melihat…..apakah itu , oh … benarkah itu alat musik? . Tak ada yang bisa dia ucapkan, ditatapnya suaminya dengan rasa cinta, malu, sekaligus rasa khawatir, tetapi hanya Alhamdulillah yang keluar dari bibirnya, “Alhamdulillah ala kulli hal, hanya Allah yang tahu apa yang ada di balik semuanya”.

Obrolan yang diselingi dengan candaan pun mewarnai malam yang indah itu. Tak terasa waktu berlalu, tepat sepertiga malam tiba-tiba sang suami terserang rasa kantuk yang sangat. Diselimutinya suaminya dan dikecupnya kening suaminya dengan lembut. Sang istripun pergi menemui kekasihnya yang telah dirinduinya, dipanjatkan doa kepada Rabbnya “Ya Allah aku harus kuat dan tabah, sikap baik pada suami adalah jalan hidupku.  Harapannya semoga suaminya mendapat hidayah melalui tangannya .

Aku terlelap lama , di saat aku bangun aku dapatkan istriku dalam kekhusukan doanya, Subhanallah dia benar-benar dalam kecantikannya yang sejati, butiran airmatanya berkilau bagaikan mutiara.

Satu bulan berikutnya, sang istri selalu tenggelam dalam ibadah malamnya, suami pun masih menghabiskan malamnya dengan permainan musiknya dan senang-senang belaka. Sampai suatu hari, setelah aku puas bermain musik sepanjang malam, aku masuk ke kamarku, kudapati istriku terlihat bercahaya, alunan bacaan qur’annya, doanya untukku disela tangisannya menggetarkan hati dan jiwaku. Menangis aku , telah mengabaikan perhiasan ter-indahku, istriku yang shalihah.

Alunan adzan subuh pagi itu menyentak jiwaku untuk memenuhi panggilanNya, ya pagi itu aku shalat dengan kekusyukan yang baru pertama kali aku rasakan seumur hidupku.

Inilah hasil doa dari istri yang shalihah yang selalu memohonkan kebaikan buat suaminya . Memang benar, wanita shalihah adalah harta karun dan termahal bagi lelaki yang bertakwa. Bagi suami, wanita shalihah adalah perhiasan terindah dan istimewa, bukan perhiasan yang biasa.

(dari kumpulan kisah nyata, Abdur Razak bin Al Mubarak).


0 comments:

Posting Komentar

 
Buletin Al Husna diterbitkan oleh Forum Kajian Muslimah Kuwait - Al Husna - . Penasehat: Latifah Munawaroh,MA Penanggung jawab: Ummu Ridho, Redaktur pelaksana: Ummu Yahya, Ummu Rafi, Ummu Sumayya, Ummu Fathima Zahra, Ummu Hukma, Ukhti Fatma, Lay out: Ukhti Noor, Ummu Nizar, Keuangan: Ummu Azmi, Bagian Produksi: Ummu Abdurahman. Distributor: Ukhti Lucy (Al Husna), Mbak Diana Lestari (Khairunnisa), Ummu Ahmad (Jahra), T’Eva Amalia (Al-kautsar), Ummu Thoriq (Al Haiza) . Bagi yang ingin mendapatkan buletin ini Hubungi: Al Husna :+965 67786853 - Email : alhusnakuwait@gmail.com