Zakat Emas


Pengasuh:Ustadzah Latifah Munawarah, MA.
Kandidak Doktor, Kuliah Syariah, Universitas Kuwait
Rubrik ini terbuka bagi siapapun yang ingin bertanya seputar Islam. Kirimkan pertanyaan anda ke Redaksi melalui SMS ke no +96567786853, atau email ke : alhusnakuwait@gmail.com, Mohon sertakan nama dan alamat anda
Pertanyaan

Assalamu'alaikum
Ustadzah saya mau bertanya berapa nisabnya emas perhiasan? Berapa yang harus kita keluarkan zakatnya? Berapa kali dalam setahun zakatnya? Terima kasih,Jazakillah khoir.
Wassalam
(Ummu Nafisah)

Jawaban
-------------

Alhamdulillah was sholatu was salamu Ala Rasulillah, wa ba’du.
Zakat yang dalam segi bahasa artinya bersih, berkah, dan tumbuh berkembang, karena yang mengeluarkannya berarti dirinya akan menjadi bersih dan hartanya akan tumbuh berkembang serta barokah, merupakan salah satu syariat Islam, yang juga merupakan rukun Islam ketiga, ia berada dalam urutan setelah sholat, menunjukkan bahwa antara syariat kewajiban sholat dan zakat tidak bisa dipisah-pisahkan. Sebagaimana dalam banyak ayat-ayat Al Qur’an, dua perintah ini selalu bergandengan, “Dirikan Sholat dan Tunaikan Zakat”
Tentunya syariat zakat ini banyak hikmah dibaliknya, diantaranya pemenuhan hak fakir miskin atas harta yang Allah berikan kepada si kaya, sehingga diharapkan lahir keharmonisan hubungan antara si kaya dan si miskin dengan tidak adanya hasad yang muncul dari si fakir terhadap si kaya.

Zakat, juga bermacam-macam jenisnya. Di antaranya kewajiban zakat pada emas dan perak. Allah mengancam mereka yang tidak menunaikan zakatnya dalam surat At Taubah : 34-35, yang artinya : “.. dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menafkahkannya pada jalan Allah, maka beritahukan kepda mereka bahwa mereka akan mendapat siksa yang pedih. Pada hari dipanaskan emas perak itu dalam neraka jahannam, lalu dibakar dengannya dahi mereka, lambung dan punggung mereka lalu dikatakan kepada mereka: “inilah harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu sendiri, maka rasakanlah sekarang akibat dari apa yang kamu simpan itu”.

Dalam zakat emas dan perak ini, berketentuan bahwa diwajibkan zakat atas emas dan perak murni, jika telah mencapai nishob (ukuran diwajibkannya zakat) dan jika telah melalu satu haul/satu tahun hijriyah atas kepemilikan emas dan perak tersebut. Adapun jika belum terlewati satu haul, walaupun telah mencapai nishabnya maka tidak wajib zakat. Atau ter-nyata emas dan perak yang kita miliki belum sampai nishab, maka zakat tidak wajib dalam kasus ini.  Adapun nishob zakat emas yaitu : 85 gram. Sedangkan nishob perak yaitu : 595 gram. Dan dari keduanya, kadar yang dizakatkan yaitu 2.5%. Misalnya : Ibu Zahra mempunyai emas murni sebanyak 90 gram, dan ia telah memilikinya selama satu tahun. Maka wajib baginya untuk mengeluarkan zakatnya. Kita asumsikan bahwa harga 1 gr emas sekarang bernilai Rp.300.000. Maka :
300.000 x 90 x 2.5 = 67.500.000
67.500.000 : 100 = 675.000
Maka Zakat yang wajib dikeluarkan oleh Ibu Zahra ini yaitu sebesar Rp.675.000. jika ia tidak punya uang sebesar itu untuk membayar zakat, maka emas yang ia punyai wajib ia jual sehingga ia dapat membayar zakat sebesar yang telah ditentukan, atau ia ambil dari emasnya sebesar 2.5% darinya yang masih berupa logam emas, untuk diberikan kepada yang berhak.

Bagaimanakah dengan emas yang dipakai sebagai perhiasan oleh seorang wanita?. Dalam masalah ini terjadi silang pendapat antara yang mewajibkan dan tidak. Tetapi kehati-hatian salalu diperlukan dan karena ia akan lebih selamat. Karena itu jika emas untuk dipakai sebagai perhiasan, jika ia telah sampai nishobnya yaitu 85 gr, dan telah melalui satu haul, maka mengeluarkan zakatnya, merupakan kehati-hatian. Ini pun merupakan pendapat madzhab Hanafi yang diikuti oleh banyak ulama masa kini. Bin Baz, Albani, dan Syekh Utsaimin menguatkannya juga.
Adapun berapa kali kita mengeluarkan zakatnya, maka zakat emas ini dikeluarkan setiap tahun sekali. Dianjurkan pula untuk menjadikan tanggal dan bulan tertentu sebagai hari zakat, untuk memudahkan kapan mengeluarkan zakat wajib, misalnya kita jadikan tiap tgl 1 Ramadhan. Jadi pada tiap tanggal 1 Rama-dhan, semua harta yang wajib dizakati dihitung untuk kemudian dikeluarkan zakatnya. Semoga Allah selalu membantu kita untuk menjalankan ketentuanNya. Wallahu A’lam.

1 comments:

Unknown mengatakan...

assalamu'alaikum wr wb
jikalau emas kita sebagai tabungan sebanyak 100gr berapa kali harus dibayarkan zakatnya?

Posting Komentar

 
Buletin Al Husna diterbitkan oleh Forum Kajian Muslimah Kuwait - Al Husna - . Penasehat: Latifah Munawaroh,MA Penanggung jawab: Ummu Ridho, Redaktur pelaksana: Ummu Yahya, Ummu Rafi, Ummu Sumayya, Ummu Fathima Zahra, Ummu Hukma, Ukhti Fatma, Lay out: Ukhti Noor, Ummu Nizar, Keuangan: Ummu Azmi, Bagian Produksi: Ummu Abdurahman. Distributor: Ukhti Lucy (Al Husna), Mbak Diana Lestari (Khairunnisa), Ummu Ahmad (Jahra), T’Eva Amalia (Al-kautsar), Ummu Thoriq (Al Haiza) . Bagi yang ingin mendapatkan buletin ini Hubungi: Al Husna :+965 67786853 - Email : alhusnakuwait@gmail.com