Ibunda Khadijah



Serial Ummahatul Mukminin

Ummuhatul mukminin, wanita pilihan Allah yang mendampingi perjalanan iman dan dakwah Rasulullah SAW, dengan segala kesederhanaan, keimanan, dan ketundukan diri kepada syariat Allah.. Ibunda Khadijah binti Khuwailid r.ha, Saudah binti Zam’ah r.ha, Aisyah binti Abu Bakar r.ha, Hafsah binti Umar r.ha, Zainab binti Khuzaimah r.ha, Ummu Salamah r.ha, Zainab binti Jahsy r.ha, Juwairiyah binti Harits r.ha, Ummu   Habibah binti Abu Sofyan r.ha, Shafiyah binti Huyay r.ha, Maimunah binti Harits bin Hazn, dengan keistimewaannya patut menjadi teladan bagi kita semua kaum muslimah.                     

Ibunda Khadijah

Bukan sekedar atas nama cinta dan bakti seorang istri kepada suaminya yang telah mampu membuat Ibunda Khadijah rela mengorbankan segalanya demi Islam. Tetapi karena keyakinan yang tinggi atas kebenaran  yang telah disampaikan sepupunya, seorang ahli kitab yang tua dan buta, Waraqah bin Naufal tentang berita yang dibawa suaminya “ Dia adalah benar-benar nabi umat ini. Katakanlah kepadanya agar dia berteguh hati” (H.R.        Ath-Thabary)
Ibunda Khadijah binti Khuwailid bin Asad bin Abdul Uzza bin Qushay bin Kilab bin Murah, adalah seorang wanita bangsawan Quraisy yang   terhormat yang cantik, kaya raya, dan mendapat julukan Ath Thahira karena keutamaan akhlak dan sifat terpujinya. Menikah dengan Rasulullah dalam keadaan janda pada usia 40 tahun dan Rasulullah di usia 25 tahun.

Perbedaan usia bukanlah kendala dalam rumah tangga mereka. Bahkan Ibunda Khadijah dengan segala kelembutan dan kematangan 
pribadinya, rela ditinggal suaminya untuk mengasingkan diri beribadah dan memikirkan kekuatan tak terhingga di balik alam, menyendiri di gua Hira berhari-hari lamanya. Dan beliau juga telah mampu meyakinkan dan memberikan ketenangan jiwa kepada sang suami saat diturunkan wahyu yang pertama kali melalui pujiannya “Tidak demi Allah, Allah tidak akan menghinakanmu selamanya, karena kau suka menyambung tali persaudaraan, ikut membawakan beban orang lain, memberi makan orang miskin,   menjamu tamu, dan menolong orang yang menegakkan kebenaran.”

Ibunda Khadijah, dialah wanita pertama yang beriman atas diangkatnya Muhammad Sholallahu Alaihi wassalam menjadi Rasul Allah, memberikan perlindungan atas keselamatan Rasulullah, mengorbankan hartanya untuk kepentingan agama, dan juga istri pertama yang tidak pernah dimadu selama hidupnya. 

Dari rahim beliaulah putra dan putri Rasulullah dilahirkan, yaitu Qosim, Zainab, Ruqayah, Ummu Kultsum, Fatimah Az Zahra, dan Abdullah.

Ibunda Khadijah dialah wanita yang mendapat salam dari Allah melalui utusannya yang mulia, malaikat Jibril Alaihissalam, dan dijanjikan rumah di surga yang terbuat dari emas dan perak yang di dalamnya tidak ada hiruk pikuk dan keletihan. (H.R   Bukhori).

Ibunda Khadijah meninggal dalam usia 65 tahun, dan tahun itu disebut Rasulullah sebagai Tahun Duka Cita (Amul Huzni). Dengan tangan suci Rasulullah lah beliau dikuburkan, dan kenangan tentang beliau tak pernah terlupakan oleh Rasulullah, sehingga pernah membuat Aisyah r.ha cemburu karenanya. Inilah tutur  Aisyah r.ha “Aku tidak merasa cemburu kepada istri Nabi Sholallahu Alaihi wassalam yang lain kecuali kepada Khadijah meskipun aku tidak hidup pada masanya. Kata Aisyah “Ketika Rasulullah menyembelih  seekor kambing, beliau biasanya mengatakan, “Berikan sebagian kepada teman-teman Khadijah” kata Aisyah, “Pada suatu hari aku marah, lalu aku katakan, “Khadijah?” Maka beliau mengatakan “Aku benar-benar dianugerahi cinta kepada Khadijah”.

Itulah sedikit kisah tentang Ibunda Khadijah, wanita terbaik di masanya seperti sabda Rasulullah “Perempuan yang paling baik (di masa lalu) adalah Mariam binti Imran dan    sesudahnya perempuan yang paling baik (sesudah masa itu) adalah Khadijah binti Khuwailid” ( H.R.   Bukhori Muslim)

(Ummu Yahya)


0 comments:

Posting Komentar

 
Buletin Al Husna diterbitkan oleh Forum Kajian Muslimah Kuwait - Al Husna - . Penasehat: Latifah Munawaroh,MA Penanggung jawab: Ummu Ridho, Redaktur pelaksana: Ummu Yahya, Ummu Rafi, Ummu Sumayya, Ummu Fathima Zahra, Ummu Hukma, Ukhti Fatma, Lay out: Ukhti Noor, Ummu Nizar, Keuangan: Ummu Azmi, Bagian Produksi: Ummu Abdurahman. Distributor: Ukhti Lucy (Al Husna), Mbak Diana Lestari (Khairunnisa), Ummu Ahmad (Jahra), T’Eva Amalia (Al-kautsar), Ummu Thoriq (Al Haiza) . Bagi yang ingin mendapatkan buletin ini Hubungi: Al Husna :+965 67786853 - Email : alhusnakuwait@gmail.com