Kiat Santap sehat di Hari Raya



Berlebaran adalah moment yang didalamnya terbayang berbagai kegembiraan. Berkumpulnya semua keluarga besar, beragam hidangan istimewa dan pakaian serba baru dan indah. Silaturahmi di hari lebaran juga merupakan kesempatan yang sangat menyenangkan, aneka hidangan disajikan siap disantap, menolak jamuan istimewa ini tentu khawatir menyinggung perasaaan tuan rumah. Sedangkan hidangan lebaran umumnya mengandung tinggi lemak, gula, garam dan karbohidrat, nah untuk mensiasatinya kita harus pandai mengendalikan diri, seleksi makanan dengan    mengkonsumsi asupan gizi yang seimbang, pedomannya adalah kita bagi makanan menjadi 4 kelompok ;

1- Boleh makan BANYAK untuk sayuran dan buah
Disini kita bisa memilih makanan seperti salad, asinan sayur atau buah, atau jus buah-buahan segar.

2-Boleh makan SEDIKIT LEBIH untuk sumber karbohidrat
Mengingat karbohidrat adalah    sumber tenaga yang baik untuk  metabolisme tubuh maka meng  konsumsinya sedikit berlebih tidak akan mengkhawatirkan diet kita seperti makan ketupat, roti atau kentang, atau bahkan nasi.

3-Makan SEDANG saja untuk lemak, daging dan protein
Biasanya saat lebaran justru makan opor ayam, gulai kambing, soto babat, sate, bakso adalah makanan yang paling menggiurkan dan istimewa, disinilah kita harus berusaha mengendalikan diri, tidak dilarang untuk memakannya, tapi porsi makannya yang harus diperhatikan sehingga tidak berlebihan yang akan menyebabkan terganggunya kesehatan begitu selesai lebaran.

4- Makan SEDIKIT saja untuk gula, minyak dan garam.
Cake dan kue-kue lezat biasanya menjadi makanan pertama yang kita sentuh pada setiap jamuan lebaran, ini tentu keliru, karena tingginya kadar gula dan tepung di dalam pembuatan kue tersebut akan cepat mengenyangkan tetapi sedikit sekali asupan gizi yang didapat. Pilihlah meminum air putih bila sudah banyak minum sirup atau kue bergula.

Ingatlah selalu pesan Rasulullah, "Makanlah saat lapar, dan berhentilah sebelum kenyang". Sudah satu bulan penuh alat pencernaan kita dilatih untuk beristirahat sejenak dengan puasa Ramadhan, maka  sudah sepantasnyalah ketika ber-lebaran kita memberi kesempatan pada organ pencernaan kita tersebut untuk BERADAPTASI, dan moment ini sebenarnya awal yang tepat   untuk mencanangkan Diet makan yang baik, yang sesuai dengan    kebutuhan tubuh bukan sesuai   dengan kemauan mulut, perut dan nafsu. Karena itu bersegeralah jadwalkan lagi untuk menjalankan Puasa  Sunnah Syawal. InsyaAllah. 

Sekilas Tentang Kolesterol

Kolesterol sebenarnya adalah zat lemak yang bermanfaat dalam tubuh, zat ini diperlukan untuk membuat hormon korteks adrenal yang diper   untukkan bagi metabolisme dan keseimbangan garam dalam tubuh. Kolesterol tidak dapat diedarkan langsung oleh darah karena tidak larut dalam air, untuk mengedarkannya di perlukan molekul pengangkut yang di sebut Lipoprotein, ada dua jenis   lipoprotein, LDL (Low Density Lipoprotein) lebih mudahnya disebut lemak jahat, karena lemak ini dapat menempel pada pembuluh darah, dan HDL (High Density Lipoprotein) atau lemak baik, karena lemak ini dapat melarutkan kandungan LDL dalam tubuh.  Penumpukan LDL harus dicegah, bila LDL rendah maka semakin rendah pula untuk terkena resiko serangan jantung.
Kadar kolesterol normal berkisar dibawah 5 mmol/lt, dikatakan tinggi bila mencapai 7-9 mmol/lt.
Tingginya kadar kolesterol sangat terkait dengan menu dan kebiasaan makan  seseorang.
Ada 5 hal yang dapat kita usahakan  untuk mencegah terjadinya peningkatan kolesterol dalam tubuh;
  1. Kurangi konsumsi Daging, pilih makanan dengan kandungan lemak tak jenuh, dan hindari mengulang ulang penggunaan minyak goreng karena akan meningkatkan kadar kolesterol.
  2. Konsumsi makanan berserat seperti sayur dan buah, jenis makanan ini dapat menyerap kolesterol dalam  darah dan mngeluarkannya dari tubuh.
  3. Konsumsi makanan antioksidan, seperti bawang putih, brokoli.
  4. Hindari Alkohol dan merokok, karena hal ini kolesterol mudah menumpuk.
  5. Olah Raga secara teratur.

Berikut ini beberapa makanan yang  dapat menurunkan kolesterol dalam darah;
  1. Kacang kacangan ; kenari, hazelnut, almond, pistachio, walnut, kaya akan kandungan lemak omega 3 dan  antioksidan yang bekerja untuk   merehabiitasi kerusakan arteri yang disebabkan oleh lemak jenuh.
  2. Teh Hijau, bermanfaat untuk menaikkan kadar HDL, dan mencegah     pembentukan LDL.
  3. Tomat atau berupa jusnya, sangat baik bila dikonsumsi 2 gelas perhari.
  4. Anggur merah; menaikkan kadar HDL.
  5. Blueberry, Plum.
  6. Produk dari bahan kedelai seperti tahu dan tempe.
  7. Bawang Putih.
  8. Minyak Zaitun.
  9. Minyak kelapa alami
  10. Alpukat ; mengandung lemak tak jenuh yang meningkatkan HDL.

Di Jepang, jumlah penderita kolesterol 10 kali lebih rendah dibanding dengan di   negara negara Barat, ini karena mereka lebih banyak mengkonsumsi ikan yang lemaknya jauh lebih rendah, di Asia sendiri penderita kolesterol meningkat pesat hal ini karena pola makan dan gaya hidup sudah meniru ala barat, fast food, makanan dalam kemasan kaleng, kurangnya olah raga  sudah terbiasa dijalani oleh penduduk kota. Karenanya mari kita budayakan back to nature, kembali ke alami, biasakan mengkonsumsi makanan organik dan   ringan untuk berjalan kaki kemanapun meski kendaraan setiap saat tersedia. 


(ummi Rafi)

0 comments:

Posting Komentar

 
Buletin Al Husna diterbitkan oleh Forum Kajian Muslimah Kuwait - Al Husna - . Penasehat: Latifah Munawaroh,MA Penanggung jawab: Ummu Ridho, Redaktur pelaksana: Ummu Yahya, Ummu Rafi, Ummu Sumayya, Ummu Fathima Zahra, Ummu Hukma, Ukhti Fatma, Lay out: Ukhti Noor, Ummu Nizar, Keuangan: Ummu Azmi, Bagian Produksi: Ummu Abdurahman. Distributor: Ukhti Lucy (Al Husna), Mbak Diana Lestari (Khairunnisa), Ummu Ahmad (Jahra), T’Eva Amalia (Al-kautsar), Ummu Thoriq (Al Haiza) . Bagi yang ingin mendapatkan buletin ini Hubungi: Al Husna :+965 67786853 - Email : alhusnakuwait@gmail.com