Meraih Predikat Juara



Apa yang dirasakan oleh sang Juara Euro, ketika ia dipastikan menjadi juara dunia dalam event itu? Tentu luapan  kegembiraan dan suka cita menyatu dalam diri mereka. Dunia memujinya, publik menyanjungnya. Keberhasilan itu tentunya hasil jerih perjuangan yang panjang dan melelahkan, mulai dari awal latihan dan puncaknya saat liga kompetisi diperebutkan.

Kalau hal ini kita hubungkan dengan konteks Ramadhan. Bagaimana jika piala itu datangnya dari Tuhannya manusia, disematkan oleh Pemilik Alam Raya, dan disanjung Sang Penguasa Semesta. Secara fitrah dan imaniyah, pasti orang akan berebut piala meraih predikat sang juara. Sang juara, dialah orang yang mampu dan senantiasa bersemangat mengisi Ramadhan dengan amal ibadah sebulan penuh, bukan hanya di awalnya, tetapi juga di puncak perjuangan pada    sepuluh malam terakhirnya.
(gambar dari: thevioletfemmes.wordpress.com)

Puncak perjuangan yang berat, di sela kelelahan dan diantara cobaan. Kesibukan menyambut idul fitri dan kerinduan lebaran bersama keluarga dihadapkan dengan tantangan. Mengikuti sunnah Rasul,   beritikaf di masjid dan menghidupkan ibadah malam.
syaddul mi'zar, mengencangkan ikat pinggang, istilah Rasulullah untuk menghidupkan malam di akhir Ramadhan. Beliau membangunkan keluarganya untuk beribadah, menyibukan diri dengan taqarrub Ilallah, bermunajat, tilawah Al Qur’an, doa, istigfar, muhasabah, dan berqiyam.
Rasulullah, keluarga, dan para sahabatnya mengajarkan kepada kita untuk pandai mengambil prioritas amal , mana yang didahulukan, mana yang diakhirkan. Menyibukan diri dengan ibadah di akhir Ramadhan adalah hakekat sejati menyambut idul fitri. Terlahir kembali dalam keadaan yang suci.

Ya itulah peraih sukses Ramadhan. Orang yang mampu melewati event besar ini sampai akhir dengan kesungguhan. Ia meraih predikat taqwa sebagai identitas tertinggi manusia. Keluar Ramadhan meraih predikat muttaqin dan piala Jannatur Rayyan. Insya Allah.
(Ummu Abdurrahman)

0 comments:

Posting Komentar

 
Buletin Al Husna diterbitkan oleh Forum Kajian Muslimah Kuwait - Al Husna - . Penasehat: Latifah Munawaroh,MA Penanggung jawab: Ummu Ridho, Redaktur pelaksana: Ummu Yahya, Ummu Rafi, Ummu Sumayya, Ummu Fathima Zahra, Ummu Hukma, Ukhti Fatma, Lay out: Ukhti Noor, Ummu Nizar, Keuangan: Ummu Azmi, Bagian Produksi: Ummu Abdurahman. Distributor: Ukhti Lucy (Al Husna), Mbak Diana Lestari (Khairunnisa), Ummu Ahmad (Jahra), T’Eva Amalia (Al-kautsar), Ummu Thoriq (Al Haiza) . Bagi yang ingin mendapatkan buletin ini Hubungi: Al Husna :+965 67786853 - Email : alhusnakuwait@gmail.com