Kejayaan Islam di Brunei Darussalam


Brunei Darussalam merupakan salah satu negara paling kaya di dunia. Salah satu simbol kekayaan itu adalah Istana Nurul Iman, tempat tinggal keluarga Sultan yang sangat besar dengan 1.700 kamar dan dengan ciri khas kubah  berlapis emas. Kekayaan utama Negara Brunei berasal dari penjualan minyak buminya yang menyumbang 92% dari total pendapatan nasional. Brunei memproduksi 200-an ribu barrel minyak per hari. Namun wilayah Brunei yang hanya 5.765 km2 dan dihuni oleh 300 ribu-an penduduk membuat kemakmuran yang dicapai jauh di atas Indonesia. Pendapatan per kapita Brunei mencapai 15 ribu dollar AS/tahun.
      Brunei Darussalam adalah negara dengan multi etnis, dimana etnis-etnis tersebut bergabung dalam satu kelompok etnis yang bernama Barunay. Keragaman yang ada dalam etnis-etnis yang berbeda tersebut bukanlah terletak pada aspek agama, melainkan budaya, sosial dan bahasa. Posisi negara Brunei adalah di utara Kalimantan berbatasan dengan Laut Cina Selatan di utara dan Sarawak di barat dan timur. Merdeka sepenuhnya pada tanggal 1 January 1984 dari Inggris dengan komposisi penduduk beragama Islam madzhab Syafii (67%), Budha (14%), Kristen (9.7 %) dan lainnya 12%. Bahasa resmi Brunei adalah bahasa Melayu dengan mata uang Dollar Brunei. Dari data yang ada menunjukkan bahwa  tempat ibadah terdapat 101 masjid, 7 gereja, sedikit kelenteng dan 2 candi. Islam menjadi agama resmi di Brunei, karena itu mendapat perlindungan dari negara. Kerajaan Brunei Darussalam adalah negara yang memiliki corak pemerintahan monarkhi konstitusional dengan Sultan yang menjabat sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan,  merangkap sebagai perdana menteri dan menteri pertahanan dengan dibantu oleh dewan penasehat kesultanan dan beberapa menteri yang dipilih dan diketuai oleh Sultan sendiri. Pemerintah juga sangat mendukung perkembangan dan kemajuan Islam, dimana Sultan Brunei menjadi kepada kepala agama di tingkat negara. Sebagian besar muslim di negara ini adalah Sunni yang menganut madzhab Syafii.
 
       Dari riwayat sejarah di Brunei, dapat diketahui bahwa Islam telah menjadi perhatian Raja Brunei sejak dahulu. Raja Brunei  mengutus orang Islam dalam misi perdagangan, karena itu ketika pendagang Islam dari Arab datang ke Brunei mendapat sambutan dari masyarakat setempat. Pola Islamisasi di Brunei berkembang dengan cepat dan pesat karena pola penyebaran Islam di sana memakai pola top down, penguasa atau raja telah lebih dahulu memeluk agama Islam maka rakyat pun mudah mengikuti pemimpin mereka. Raja Brunei bergelar Sultan, Melayu Islam Beraja (MIB) merupakan ideologi yang dianut resmi oleh Kerajaan Brunei Darussalam yang secara resmi disahkan pada waktu proklamasi kemerdekaan Brunei tanggal 1 Januari 1984. Hal itu dapat dilihat pada teks proklamasi kemerdekaan Brunei yang dibacakan  Sultan Hassanal Bolkiah yaitu, “ Negara Brunei Darussalam adalah dan dengan izinnya dan limpah kurnia Allah Subhanahuwa Taala akan untuk selama-lamanya kekal menjadi sebuah Melayu Islam Beraja yang merdeka, berdaulat dan demokratik, bersendikan kepada ajaran-ajaran Agama Islam menurut Ahlussunah Waljamaah.” .Ketiga unsur Melayu, Islam, Beraja adalah merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lainnya. Raja Brunei dalam sejarahnya telah berhasil menunaikan kewajibannya dengan baik menjadi hak rakyat, bertindak secara adil dan bijaksana, memberikan tanggung jawabnya dengan penuh amanah. Oleh sebab itu rakyat juga dituntut untuk menunaikan kewajibannya kepada raja yang menjadi hak seorang raja yaitu taat dan setia serta mendukung kebijakannya yang sesuai dengan syarat -syarat yang telah ditetapkan. 
       
     Perkembangan Islam di Brunei didukung sepenuhnya oleh pihak pemerintah kesultanan yang menetapkan konsep kepemimpinan sunni yang ideal dengan menetapkan prinsip ketatanegaraan dan pemerintahan dalam Islam. Karena Sultan (raja) memiliki wewenang penuh dalam bidang agama maka hubungan antara Sultan dan agama menjadi sangat kuat. Meskipun  agama lain seperti Kristen, Budha dan Hindu dapat dianut dan dilaksanakan secara damai dan harmonis, namun pemerintah menegaskan sejumlah batasan bagi pemeluk agama non-Islam, antara lain pelarangan bagi non-muslim untuk menyebarkan agamanya. Tidak dibenarkan satu sekolah pun, termasuk sekolah swasta mengajarkan agama selain Islam, termasuk materi perbandingan agama, selain itu seluruh sekolah termasuk sekolah Cina dan Kristen diharuskan mengajarkan materi pelajaran Islam kepada seluruh siswanya.
 
         Berbagai pemeluk agama hidup berdampingan secara damai, tetapi dalam interaksi yang terbatas pada hubungan di luar keagamaan.

Untuk menyebarkan dan mengajarkan Islam, tokoh-tokoh Islam senantiasa mengorganisasi sejumlah kegiatan yang biasanya diistilahkan dengan "Dialog”. Hukum-hukum Islam banyak diperlakukan di negara Brunei, seperti misalnya pelarangan khalwat (berduaan di luar pernikahan), dilarang mengkonsumsi minuman yang memabukkan (alkohol). Pada Juli 2005 sampai April 2006 ditemukan 386 kasus khalwat yang sebagian besar ditahan dan mendapatkan hukuman. Pejabat agama juga melakukan razia makanan tidak halal dan yang mengandung alkohol. Monitoring ke sejumlah restaurant dan supermarket untuk memastikan bahwa makanan yang mereka sajikan adalah halal. Dan juga pegawai restauran yang ketahuan melayani muslim makan di siang hari bulan Ramadhan juga bisa dihukum. Pada setiap upacara kenegaraan juga berlaku bagi non-muslim untuk memakai pakaian nasional meliputi tudung kepala bagi perempuan dan kopiah bagi laki-laki, kostum yang identik dengan busana muslim.
        Ada satu hal yang sangat luar biasa yang menunjukkan betapa besarnya perhatian kerajaan pada rakyatnya.  Ketika membuka acara perayaan Nuzul Al Quran (diturunkannya Al Quran), Sultan menekankan bahwa pemerintah mengatur kebijakan dan berkeinginan agar semua warga negara Brunei mampu membaca Al Quran. Kebijakan tersebut kemudian diperkuat dengan maklumat bahwa Brunei telah menghabiskan dana lebih dari BS 2 juta untuk menerbitkan sejumlah Al Quran tulisan tangan yang ditulis komisi khusus. Sebuah perusahaan Mesir akan menerbitkan 150.000 eksemplar untuk didistribusikan ke sekolah-sekolah di kesultanan Brunei dan untuk para pengunjung tertentu dari negara-negara Islam.
 
         Syariat Islam juga diberlakukan di bidang ekonomi, adanya Tabung Amanah Islam Brunei (TAIB) atau Dana Amanah Islam Brunei yaitu lembaga finansial pertama di Brunei yang tujuannya adalah untuk berpartisipasi dalam pembangunan ekonomi dan industri baik di dalam maupun di luar negeri. TAIB berfungsi melalui sistem tabungan dan diinvestasikan dengan tujuan mendapatkan keuntungan yang akhirnya akan dibagikan ke penabung setelah dipotong zakat dan biaya manajemen. Tidak seperti bank-bank konvensional yang menerapkan sistem bunga/riba.

         Di bidang pendidikan, bahasa Melayu dan bahasa Inggris mendapat penekanan khusus. Semua disiplin ilmu  setelah 3 tahun dari pendidikan dasar  disampaikan dalam bahasa Inggris. Penekanan Bahasa Inggris ini diimbangi dengan MIB (Melayu Islam Brunei) seperti pendidikan moral dan Pengajaran Agama Islam di sekolah, mahasiswa harus mempelajari materi MIB selama 1 tahun. Kemajuan pendidikan di Brunei terlihat berkat pemerintahnya mensupport penuh di bidang ini dengan tidak adanya penarikan uang sekolah dari TK sampai universitas.Perkembangan pendidikan Islam di Brunei mengalami kemajuan yang sangat menggembirakan. Hal ini dapat dilihat dimana para siswa bermula belajar agama dari para ulama secara perorangan atau informal, kemudian melanjutkan ke madrasah yang diambil alih oleh pemerintah dalam pengelolaannya. Lembaga pendidikan di Brunei melakukan pengintegrasian ilmu pengetahuan agama dengan sains sehingga peserta didik memahami prinsip-prinsip agama sekaligus menguasai sains. Untuk kepentingan penelitian agama Islam, di tahun 1985 didirikan pusat dakwah yang  bertugas melaksanakan program dakwah serta pendidikan kepada pegawai-pegawai agama serta masyarakat luas dan juga sebagai pusat pameran perkembangan dunia Islam. Untuk menjadikan Islam benar-benar  berfungsi sebagai pandangan hidup rakyat Brunei dan sebagai satu-satunya ideologi negara, dibentuklah hal-Ehwal agama yang bertugas menyebarkan paham Islam, baik kepada pemerintah beserta aparatnya maupun kepada masyarakat luas. Selain bebasnya uang pendidikan, pelayanan kesehatan juga diberikan secara gratis untuk semua warga. Bahkan orang cacat dan anak yatim pun menjadi tanggungan negara.

         Selain hukum-hukum di atas, hukum-hukum pernikahan juga berasal dari syariat Islam, antara lain hukum tentang pembetulan pertunangan, pendaftaran nikah, wali nikah, perceraian yang dilakukan suami, perceraian dengan talak tebus juga dengan hakim penengah, rujuk dinafkah + tanggungan anak, misalnya tentang pendaftaran nikah orang yg bisa menjadi pendaftar nikah/cerai selain kadi adalah imam-imam masjid yang juga bisa menjadi juru nikah yang diberi taulinah untuk menjalankan setiap akad nikah. Pernikahan yang tidak menjalani aturan ini tetap sah, tetapi menurut aturan hukum muslim sah dan sebaiknya tetap di daftarkan. Untuk wali nikah ditetapkan wali pengantin perempuan harus memberikan persetujuan atau kadi yang bertindak sebagai wali raja apabila tidak ada wali nasab.
 
          Itulah beberapa hukum-hukum Islam yang diberlakukan di Brunei, dan tentunya masih banyak lagi nilai-nilai Islami yang dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari. Seperti sering kita lihat wanita-wanita Brunei dengan baju khas melayu dengan aurat yang tertutup, berjilbab. Juga laki-lakinya yang kebanyakan mengenakan peci. Perkembangan Islam didukung dengan dana yang sangat memadai untuk mendukung syiar agama dan partisipasi kerajaan dalam perayaan hari-hari besar Islam. Brunei, negara kecil penuh barokah dan rakyatnya juga merasakan hasilnya, hidup tenang, tentram dan layak. (Ummu Ridho)

1 comments:

SINGAPURA POOLS mengatakan...

SAYA ATAS NAMA:PAK KAMARUDIN DARI MALAYSIA

DULUNYA AKU TIDAK PERCAYA SAMA BANTUAN DARI
PERAMAL TOGEL,TAPI SEKARANG AKU SUDAH PERCAYA
KARENA SAYA SUDA MEMBUKTIKA SENDIRI.KARNA ANGKA
YG DIBERIKAN 4D BENAR2 TEMBUS 100% ALHAMBUHLILLAH
DPT 450 JUTA.DAN SAYA SELAKU PEMAIN TOGEL,DAN KEPERCAYAAN
ITU ADALAH SUATU KEMENANGAN DAN SAAT SKRAG SY TEMUKAN
ORANG YG BISA MENGELUARKAN ANGKA2 GAIB YAITU Aky WOWO
JIKA ANDA YAKIN DAN PERCAYA NAMANYA ANGKA GOIB ANDA BISA
HUBUNGI LANSUNG Aky WOWO DI NO_085328880180 atau Lihat SITUS RESMI AKI WOWO
SAYA
SUDAH BUKTIKAN SENDIRI ANGKA GOIBNYA DEMIH ALLAH DEMI TUHAN.
INI KISAH NYAT SAYA.....

Posting Komentar

 
Buletin Al Husna diterbitkan oleh Forum Kajian Muslimah Kuwait - Al Husna - . Penasehat: Latifah Munawaroh,MA Penanggung jawab: Ummu Ridho, Redaktur pelaksana: Ummu Yahya, Ummu Rafi, Ummu Sumayya, Ummu Fathima Zahra, Ummu Hukma, Ukhti Fatma, Lay out: Ukhti Noor, Ummu Nizar, Keuangan: Ummu Azmi, Bagian Produksi: Ummu Abdurahman. Distributor: Ukhti Lucy (Al Husna), Mbak Diana Lestari (Khairunnisa), Ummu Ahmad (Jahra), T’Eva Amalia (Al-kautsar), Ummu Thoriq (Al Haiza) . Bagi yang ingin mendapatkan buletin ini Hubungi: Al Husna :+965 67786853 - Email : alhusnakuwait@gmail.com