Gagap Teknologi




Gagap Teknologi.!!. 

 

Jika ketemu dengan kakak yang tahu akan kejadian ini maka kami akan bernostalgia bersama…Waktu itu saya liburan ke Jepang yang terkenal dengan kecanggihan teknologinya. Ketika di rumah kakak, ponakan kecilku berkata, “Tante sini aku ajarin cara menggunakan toilet." Mulailah keponakanku beraksi…” Kotak di sebelah kanan ini remotenya," ketika saya liat hanya berupa symbol-symbol bahasa Jepang, Mulailah dia dengan aksinya yang lucu menerangkan alat-alat yang ada di toilet. “Untuk mengeluarkan air bagian depan pijit tombol ini , untuk bagian belakang pijit tombol yang ini, dan untuk menyiram tombol yang ini yah tante." Wah Jepang memang canggih untuk nyiram aja semua pakai remote padahal di Indo saya biasanya pakai ember.  "Dan kalau tante mau dengerin musik pijit  tombol ini…”.. Wah wah wah.. asyik juga bisa berapa jam nih di kamar mandi ….
 

Hari berikutnya kakak mengajak ke suatu Mall di Setagayaku, karena kami ingin buang hajat kecil maka kami mencari toilet, masuklah kami ke toilet ladies, di situ ada 2 toilet. Dengan terburu-buru saya langsung masuk ke toilet yang satu dan kakak pun masuk ke toilet yang satunya. ….Sebelum buang air, saya pelajari dulu caranya, saya cari tombol yang  seperti di rumah. Tapi kok saya tidak menemukannya saya coba tekan semua besi atau apa saja yang seperti tombol di sekeliling toilet tersebut …tapi tak setitik airpun keluar …..dengan putus asa,  saya pun keluar.. ….
 
Ketika keluar, ternyata sudah ada  5 wanita tua menunggu giliran, mereka bertanya dengan isyarat “Apa masalahnya?? Saya pun hanya bisa menjawab dengan gelengen kepala lalu saya langsung antri lagi di pintu toilet satunya..dan 5 wanita tua yang antri tadipun   langsung ikut pindahke pintu toilet yang lain.

Kakak pun keluar dari toilet yang ini… lalu bertanya, “Neng kamu belum juga?? “Belum '' kata saya, '' Airnya nggak ngocor.” Kakakku tersenyum sambil berbisik, “Emang yang mana yang kamu pencet untuk ngeluarin air??” Gak tahu," kata saya… Pokoknya semua yang mirip tombol saya pencet tapi gak ada air yang keluar ,,,” sambil tertawa lebar kakakku bilang, yang untuk nyiram bukan berupa tombol , ini berupa sensor kecil di pinggir tempat duduk toilet yang besarnya sebesar kancing jepret kecil dan hanya tinggal letakan jempol di situ beberapa saat air akan keluar dari toilet untuk menyiram. ”Oh….." kata saya sambil senyum dan masuk ke toilet,  saya cek sensor yang dimaksud kakak tadi dan ternyata memang ada sensor warna merah kecil,  kucoba menempelkan jempol dan keluarlah airnya… maka hajatku tuntas sudah, saya keluar dari toilet dengan lega dan kakak pun berkata sambil tertawa… “Neng sudah bisa nyiram?? ..dengan senyum lebar  sayapun menjawab "Sudah ketemu sensornya dan legaaa sekarang …. “ lalu kakak pun berkata “ Neng tadi kamu salah masuk juga, kamu masuk ke toilet khusus orang tua dan tuna daksa…dan….lihat tuh wanita-wanita tua yang antri tadi di toilet yang kamu masukin semua pindah karena mereka lihat kamu keluar dan antri lagi di toilet lain,  mereka mengira toiletnya yang rusak.” kata kakak sambil senyum-senyum ..dan saya pun tersenyum malu dengan kegaptekanku.

 

0 comments:

Posting Komentar

 
Buletin Al Husna diterbitkan oleh Forum Kajian Muslimah Kuwait - Al Husna - . Penasehat: Latifah Munawaroh,MA Penanggung jawab: Ummu Ridho, Redaktur pelaksana: Ummu Yahya, Ummu Rafi, Ummu Sumayya, Ummu Fathima Zahra, Ummu Hukma, Ukhti Fatma, Lay out: Ukhti Noor, Ummu Nizar, Keuangan: Ummu Azmi, Bagian Produksi: Ummu Abdurahman. Distributor: Ukhti Lucy (Al Husna), Mbak Diana Lestari (Khairunnisa), Ummu Ahmad (Jahra), T’Eva Amalia (Al-kautsar), Ummu Thoriq (Al Haiza) . Bagi yang ingin mendapatkan buletin ini Hubungi: Al Husna :+965 67786853 - Email : alhusnakuwait@gmail.com