Dajjal.... ??! Tatuuut...!!




Malam itu, jam 23.30 ketika semua lampu rumah sudah dimatikan, kita semua siap-siap untuk tidur, tiba-tiba..
Terdengar isakan tangis dari pojok kamar, dari arah ranjang atas tempat kakak Asiya tidur..
"Mi Asiya.. kakak kenapa tuh?" tanya abi.
"Nggak tahu, tanya aja sendiri", jawab umi sambil masih sibuk dengan adik Anas yang belum mau tidur-tidur.

Abi pun bangun dari tempat tidur, menuju ranjang kakak, berpanjatan pada ranjang yang dibawah sambil pegangan besi ranjang atas berusaha mengelus kakak dan bertanya lirih, "kakak kenapa?" "ada yang sakit?", "tadi berantem sama adik atau temen?"

Kakak Asiya sambil masih terisak tidak menjawab, diam saja.  "Ya udah kalau gak mau jawab, tapi sekarang tolong diam ya, berhenti nangisnya, udah malam, semua udah mau tidur, besok abi harus bangun pagi-pagi kerja."

Kakak Asiya masih belum menghentikan isakan tangisnya. "Ayo udah berhenti nangisnya!", kata abi agak keras sambil turun dari ranjang kakak dan kembali ke tempat tidur.
Kakak Asiya masih menangis lirih.
"Mi, coba umi yang tanya, mungkin kakak mau cerita kalau umi yang tanya", bujuk abi.

Akhirnya umi bangun dari tempat tidur, menyerahkan adik Anas ke abi dan menuju ranjang kakak Asiya.
Sambil mengelus kakak, umi bertanya lirih, "kenapa kakak menangis?" Huaaaa…  Tangisan kakak malah meledak keras sambil teriak, "Takut Dajjaaaaaal!"

Ceritanya bermula sore itu, selepas maghrib, umi yang ada pengajian, menyiapkan list pada abi, daftar belanjaan yang harus dibeli di supermarket. Waktu belanja adalah waktu menyenangkan untuk anak-anak, yang gak akan dilewatkan, dan pasti pingin ikut semua, kakak Asiya dan kakak Afra sudah menyiapkan list daftar belanjaan mereka sendiri, macam-macam makanan ringan dan kue yang sudah diingat-ingat dalam hati mereka siap-siap untuk diminta nanti di supermarket, dan nanti kalau sudah terbeli list mereka, mereka akan nyuruh kita cepet-cepet belanjanya, supaya mereka masih sempet main di playground yang ada di depan supermarket, bahkan kadang-kadang tanpa menunggu kita selesai belanja mereka langsung keluar main sendiri.

Sore itu, seperti biasa kakak Asiya dan Afra ikut abi belanja, tibalah saatnya untuk belanja list mereka, sampai ke rak yang berisi macam-macam merek sereal.
"Aku mau yang warna pink, yang ada gambar tuan putrinya", kata kak Afra sambil menunjuk salah satu kotak sereal.
 "Gak mau pink, gak mau tuan putri, udah bosen", kata kakak Asiya.

 "Aku maunya yang ada hadiah di dalamnya", kata kakak Asiya sambil masih mencari sereal mana yang cocok.

"Ya udah, ini aja nih, ada hadiahnya didalam kotak, warnanya ijo, adik Afra khan biasanya suka", kata abi sambil mengambil salah satu kotak sereal, akhirnya semuanya setuju dengan sereal itu.
Setelah selesai belanja, dan main di playground, kita pun pulang.

Sampai rumah anak-anak sudah gak sabar pingin buka kotak sereal yang tadi dibeli, penasaran apa hadiah di dalamnya, selain memang pingin serealnya untuk makaan malam. Mereka buka sendiri kotak sereal itu, dan dikeluarkan hadiah di dalamnya, sebuah mainan boneka kecil salah satu karakter film terkenal, Sebenarnya pada nggak begitu suka dengan mainan itu, karena bentuknya monster yang nggak cantik, tapi karena baru dapat ya tetep dimainkan, terutama oleh kakak Afra sampai-sampai dibawa ke kamar mandi dan dibawa tidur.

Storytime...

Sebelum tidur.. setelah semua selesai sikat gigi dan ganti baju tidur, biasanya adalah waktu cerita, meskipun dengan majalah dan buku cergam yang sudah sobek-sobek dan lusuh, dan sudah berkali-kali dibaca, mereka akan tetap semangat merayu abi atau umi untuk membacakannya, apalagi kalau pas lagi ada buku baru hasil pinjaman dari perpustakaan pengajian ibu-ibu, gak ada bosennya diulang-ulang lagi.

Malam itu, kakak Afra terlalu asyik dengan mainan barunya, sehingga begitu selesai ganti baju tidur langsung bawa mainan ke tempat tidur.  Iseng-iseng abi pinjam mainan itu, lihat-lihat… wow.. wow.. ternyata…
... Bukan karena anti film kartun.. meskipun ada seleksi terhadap beberapa film..
... Bukan pula peminat teori konspirasi illuminati..
Tapi..
Memang bentuk karakter kartun hadiah dari kotak sereal itu.. (belakangan baru tahu namanya Mike).. sangat-sangat tidak cantik.. dan malah menyeramkan.. walaupun sedang ketawa..

Dan…

Kalau diamat-amati.. (gambar asli seperti diilustrasi setelah dibuang ditempat sampah diphoto hehe).. ada beberapa kemiripan dengan ciri-ciri Dajjal.. fitnah terbesar yang akan menimpa manusia.. dan yang diwanti-wanti oleh Rasulullah dan diajarkan doa supaya dijauhkan darinya..

Maka..
"Kak.. boneka ini kita buang aja ya.!" bujuk abi ke kakak-kakak.
"Jelek khan bentuknya, monster hijau bermata satu, bertangan kaki panjang lebar.. hiii.. !" kata abi meneruskan.

"Dan bentuknya itu kayak Dajjal.. kalian ingin tahu siap Dajjal..?!"

Dan sebagai pengganti baca cergam malam itu, maka mulailah abi menceritakan apa dan siapa dajjal itu.. dengan titik tekan pemahaman keimanan pada hari kiamat yang diantara cirinya akan muncul sebelumnya dajjal.. dengan harapan juga sebagai pengingat, sehingga tidak termasuk dalam hadits Rasulullah: "Dajjal tidak akan muncul sehingga manusia telah lupa untuk mengingatnya dan para Imam tidak lagi menyebut-nyebutnya di atas mimbar-mimbar.” (HR. Ahmad 16073).
Kakak Asiya dan Afra terpukau dan tersihir dengan cerita abinya.. dan diakhir cerita, kakak Asiya langsung membuang boneka hadiah tadi ke tempat sampah, dan semua bersiap-siap tidur.. lampu-lampu dimatikan.. hingga teriakan kakak Asiya..

"Takut Dajjaaaaaal!"
Umi langsung bangun dari tempat tidur dan langsung mengelus dan memeluk kakak..

"Kakak nggak usah takut… nggak usah nangis.. kita berdo'a semoga kita semua dijauhkan dari dajjal..", "Makanya kakak rajin ngajinya.. hafalannya.. biar dijaga Allah dari Dajjal.."
"Mau tidur dikasur  umi malam ini?" ajak umi.. kakak mengangguk tanda setuju.

Akhirnya malam itu.. pertama kalinya kita tidur berlima seranjang.. sesak-sesakan gak apa.. malah anget… 
* * * * *
- Alhamdulillah… beberapa hari setelah kejadian malam itu.. kakak Asiya berhasil menyelesaikan hafalah Juz Ammanya.. dan sekarang sudah mulai hafalan juz 29 Tabarak.. semoga nanti bisa jadi hafidzah..

- Alhamdulillah sekarang kakak Asiya juga sudah hafal doa berlindung dari Dajjal yang biasa dibaca diantaranya sebelum salam pada tahiyyat akhir sholat.
- Dan Alhamdulillah.. sekarang setiap malam sebelum tidur, selain baca doa tidur.. kakak Asiya dan Afra tidak lupa juga membaca Surat Al Ikhlas, Al Falaq dan Annas tiga kali.

Semoga kita semua diberikan perlindungan Allah dan dijauhkan dari fitnah dan ujian Dajjal.    Amiiiin…
Kuwait 2.9.2013 @noorahasana

0 comments:

Posting Komentar

 
Buletin Al Husna diterbitkan oleh Forum Kajian Muslimah Kuwait - Al Husna - . Penasehat: Latifah Munawaroh,MA Penanggung jawab: Ummu Ridho, Redaktur pelaksana: Ummu Yahya, Ummu Rafi, Ummu Sumayya, Ummu Fathima Zahra, Ummu Hukma, Ukhti Fatma, Lay out: Ukhti Noor, Ummu Nizar, Keuangan: Ummu Azmi, Bagian Produksi: Ummu Abdurahman. Distributor: Ukhti Lucy (Al Husna), Mbak Diana Lestari (Khairunnisa), Ummu Ahmad (Jahra), T’Eva Amalia (Al-kautsar), Ummu Thoriq (Al Haiza) . Bagi yang ingin mendapatkan buletin ini Hubungi: Al Husna :+965 67786853 - Email : alhusnakuwait@gmail.com