ARTI KEMATIAN SUAMI BAGI SEORANG ISTRI



Oleh: Umu Yahya .

"Anda tidak bisa memilih bagaimana dan kapan anda akan mati. Anda hanya bisa memutuskan bagaimana anda akan hidup" (Joan Baez)

Setiap kematian akan menimbulkan kesedihan bagi orang-orang yang ditinggalkannya, baik itu kematian orang tua, anak, saudara, teman,maupun orang-orang yang kita kenal. Tetapi kematian seorang suami mempunyai kedudukan sendiri di hati para istri,sebagaimana kisah yang dialami Hamnah binti Jahsy, saat dia dkabari kematian saudara dan pamannya dalam peperangan, beliau cukup beristirja', tetapi begitu kabar kematian suaminya ,Mush'ab bin Umair,maka dia menjerit dengan suara yang keras. Saat itu Rasulullah bersabda, "Sesungguhnya suami wanita itu mempunyai tempat tersendiri di hatinya"

Satu keadaan yang tentunya bisa dipahami banyak orang, karena suami adalah orang yang dicintai oleh istrinya berdasarkan pilihannya sendiri, suami adalah teman berbagi cita-cita dan permasalahan dalam hidupnya, dan yang lain tentunya suami adalah orang yang bertanggungjawab atas segala keperluan hidup istri dan anak-anaknya. Dan kesedihan serta perasaan kehilangan yang dalam akan terasa semakin membebani, apabila suami itu sebagai satu-satunya orang yang menjadi penopang ekonomi keluarga dan juga datangnya kematian yang mendadak tanpa ada kesempatan istrinya untuk mempersiapkan mental maupun finansialnya untuk menjalani kehidupan setelah kepergiannya.

Hal tersebut bisa terjadi bagi siapapun wanita dengan sosoknya sebagai istri.Tetapi sebagai wanita muslimah yang cinta akan suami dan agamanya,tentu punya aturan dan contoh dari Nabiyullah SAW dan para sahabatnya dalam menyikapi irama kehidupan seperti ini. Kita akan mampu menempatkan cinta dalam jalur yang tepat sehingga mampu membantu kita dalam mengambil sikap. Tahap-tahap kedukaan yang dikatakan oleh DR. Elizabeth Kubles Ross dalam teori Kubler–Rossnya, mulai dari tahap penyangkalan (Denial), Marah (Anger), Penawaran (Bargaining), depresi (Depression) bisa dilewati tanpa berlarut-larut dan berlebihan, sampai kita mencapai tahap penerimaan (Acceptance). Dan tahap penerimaan yang dilalui seorang wanita muslimah ini, sudah seharusnya sebagai bentuk keyakinan dia sebagai hamba Allah yang yakin atas takdir yang digariskan untuknya.

Rasa cinta yang mendalam terhadap suami juga tidak membuat kita harus meratapi kematiannya dengan cara-carayang dilarang oleh Rasulullah,karena sebagai istri yang baik tentunya kita tidak ingin orang yang kita cintai termasuk dalam golongan yang disebutkan dalam hadist Rasulullah," Sesungguhnya orang yang meninggal akan disiksa dalam kuburnya akibat ratapan keluarganya yang masih hidup" (Muttafaqun Alaih).
 Selanjutnya,seorang wanita muslimah tidak akan pernah terpuruk dalam kesedihan yang berlarut dan akhirnya membuat jiwanya menjadi rapuh. Kesadaran akan tanggungjawab sebagai ibu yang mengambil alih tanggungjawab suami dalam mendidik dan menghidupi keluarganya, akan membuat kita bisa bangkit kembali dengan penuh pengharapan hanya kepada Allah.

 Bagi wanita yang sudah mempunyai penghasilan sendiri sejak awal mungkin terasa lebih mudah dalam menghadapi keadaan seperti ini dibanding dengan seorang ibu rumah tangga yang tidak mempunyai penghasilan sebelumnya. Sebagaimana yang pernah saya lihat dari dua wanita yang telah ditinggal meninggal oleh suaminya masing-masing. Wanita yang pertama adalah seorang ibu rumah tangga yang segala keperluannya dipenuhi oleh suami. Saat ditinggal suaminya, ada dalam tanggungannya dua orang anak yang masih berusia di bawah lima tahun. Dia tidak punya kemampuan untuk mengembangkan bisnis yang ditinggalkan suaminya. Hingga akhirnya tidak lebih dari dua tahun,dia memutuskan untuk menikah lagi. Dalam kondisi yang seperti ini,kita tidak bisa memberikan penilaian yang cenderung negatif sebagaimana penilaian yang orang-orang secara umum. Dengan menilai seolah-olah dia bukan wanita yang setia, sehingga dengan mudahnya menggantikan kedudukan suaminya dengan laki-laki lain. Mengapa kita tidak menilai mereka dari sisi yang lain, misalnya keinginan mereka untuk terhindar dari fitnah baik bagi diri sendiri maupun fitnah bagi orang lain.Mengapa kita tidak melihat mereka sebagai sosok ibu yang ingin memberikan yang terbaik bagi anak-anaknya dengan mengorbankan cintanya dengan harapan ada yang membantunya mengasuh dan mendidik anak-anaknya. Dan alasan-alasan lain yang memang membuat dia untuk mengambil keputusan ini. Bukankah contoh ini bisa kita lihat dari kisah Abu Salamah dan sang istri tercinta Ummu Salamah, begitu besar cintanya kepada sang suami, Ummu salamah sempat mengajak bersumpah setia untuk tidak menikah lagi setelah kepergian pasangannya, tapi Abu Salamah tidak menyetujuinya dan mengajarkan satu doa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW," Kita milik Allah semata dan sesungguhnya hanya kepadaNya semata kita kembali. Ya Allah berilah aku pahala dalam musibah yang menimpaku dan berilah aku ganti yang lebih baik daripada musibah yang telah menimpa." (HR.Muslim)

Dan sosok wanita yang satunya adalah seorang ibu rumah tangga yang bekerja, pada saat suaminya meninggal, dalam tanggungannya ada dua anak yang usianya juga tak jauh beda dengan kondisi wanita pertama. Wanita ini lebih memilih untuk fokus dalam bekerja dan membesarkan anak-anaknya. Meskipun pada akhirnya dia menemukan pasangannya tapi saat itu kedua anaknya sudah duduk di bangku SMP. Hal seperti ini pun merupakan pilihan yang bisa diterima, bahkan kalau ada sebagian wanita yang memilih untuk hidup sebagai single parent pun tapi bukan berarti dia bisa dikatakan hatinya sudah tertutup untuk orang lain. Tentunya keputusan seperti ini pun diambil karena adanya berbagai pertimbangan. Selama hal ini tidak menimbulkan fitnah bagi diri dan keluarganya, dan semoga mereka termasuk golongan wanita-wanita yang disebutkan dalam hadist Rasulullah SAW  yang diriwayatkan oleh  Abu Hurairah bahwa Rasulullah bersabda: "Aku adalah yang pertama membuka pintu surga, aku melihat ada seorang perempuan yang bersegera di belakangku – membelakangiku ingin ikut masuk surga bersamaku. Aku berkata padanya: siapa kamu?. Perempuan itu berkata: aku seorang wanita yang duduk karena anak-anakku yang yatim–duduk maksudnya tidak nikah lagi-.
(HR. Abu ya'la, Almundziri berkata: sanadnya hasan insyaallah. Ibnu hajar: para perawinya tiada mengapa.


Bagi wanita muslimah, tentunya kematian suami bukan berarti harus berakhir juga kehidupan kita sebagai wujud cinta dan kesetiaan. Karena cinta bisa kita hadirkan dalam bentuk yang lebih indah setelah kepergiannya. Dengan berusaha keras mendidik dan mengasuh anak-anak mereka untuk menjadi pribadi yang sholeh dan sholehah sehingga doa anak-anak mereka dan doa kita menyatu untuk mengalirkan pahala kepada suami tercinta di alam sana, sampai akhirnya dipersatukan kembali dalam cinta yang abadi di surgaNya yang indah. 

102 comments:

Heni Sugihartono mengatakan...

Terimakasih.
Inpiratif bgt.
Sampai nangis saya

Unknown mengatakan...

Saya seorang istri yang ditinggal suami tapi kenapa saya belum bisa menghilangkan kesedihan saya

Unknown mengatakan...

Sy seorang istri yg br 9 hari ditinggal suami sy msh mrasa prcaya g prcaya sedih pasti kr dgn wkt 2hari sy bs merawat suami di RS sungguh wkt yg sangat singkat stlh hampir 10bln kami g ktemu slama 10 bln itu tiap hr nya kita cm telp2an ..

Ningsih Setia mengatakan...

Sy seorang istri yg br 9 hari ditinggal suami sy msh mrasa prcaya g prcaya sedih pasti kr dgn wkt 2hari sy bs merawat suami di RS sungguh wkt yg sangat singkat stlh hampir 10bln kami g ktemu slama 10 bln itu tiap hr nya kita cm telp2an ..

Anonim mengatakan...

Saya barusan ditinggal suami, padahal pernikahan masih seumur jagung dan belum dikarunia anak.. awalnya kaget dan shock, tapi sudah 2 minggu saya sudah tenang dan mulai ikhlas.. kematian adalah pasti.. tidak bisa diundur dan dimajukan

Unknown mengatakan...

Semoga allah mengampuni semua dosa suami ku dan menempatkan nya di sisi nya .. semoga kmi di pertemukan di sana .. tunggu aku ya pihh sampai saat nya aku juga kembali padaNya..

angela octaviana mengatakan...

usia pernikahanku hampir 4bulan tp suamiku telah meninggalkan aku untuk selama- lamanya.. tapi aku bahagia krna aq sudah bisa menjadi istrinya walau waktunya singkat dan sampai skrg aku masi tak percaya jika suamiku meninggalkan aku.. tunggu aku ya sayanx sampai aku menyusul km nanti.. dan aq selalu berdoa pada Allah agar di kehidupan mendatang aku di pertemukan dan di persatukan lagi sebagai suami istri

angela octaviana mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Anonim mengatakan...

Tanggal 6 febuari suamiku meninggalkan aku Dan anak2 buat selamanya...setelah menikah 13 tahun lawanya. Namun sampai Semarang rasa sedih, terkejut belum hilang...rasa cinta Dan rinduku semakin membara...semoga rohnya aman di alam sana.

Unknown mengatakan...

Pernikahan ku baru 6 tahun dan begitu banyak luka liku cobaan di rumah tangga,kami berusaha ntuk iklas dan tegar asal kan kami selalu bersama,kini dia telah pergi meninggal kan ku untuk selamanya,begitu hampa dan kosong terasa hidup ku dan kami tidak memiliki anak,yang dia tinggal kan hanya impian dan harapan yang sama sekali belum terwujud,40 hari kepergian mu,ya Allah hamba berserah diri pada mu,dan suami ku adalah anugerah terindah dalam hidup ini,mudahan kelak dia juga yang akan menjadi suami akhirat ku...aminnn,tunggu lah aku sayang.

Andesta mengatakan...

Aku seorang perempuan yg jg telah ditinggal mati suami, sudah 13 bln berlalu, namun seolah msh begitu berat mengikhlaskan smw takdir ini,,,tp aku percaya pd saatnya nanti, semua akan baik baik saja

Anonim mengatakan...

Terima kasih atas penulisan ini.

Pertamini Palembang mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Pertamini Palembang mengatakan...

Besok April mop sudah dua tahun wafatnya suami saya alhamdulillah Allah memberikan saya suami yang ngga hanya tampan tapi memiliki sifat yang baik penyayang dan sabar,kami memiliki anak 1 perempuan usianya baru 17 bulan waktu di tinggal abanya,sebelum suami saya meninggal sy pernah bertemu ibu2 yg punya anak satu usianya 22 tahun suaminya meninggal dan sampai setua itu ia ngga mau nikah lagi,berkata dalam hati sy kelak jk ada apa2 dengan suami sy ngga bakal nikah lagi, mlmnya saya cerita dng suami tentang ibu2 yg tadi dan sy ungkapkan keinginan saya untuk g bakal nikah lagi tp sy jg minta umur suami saya panjang, suami saya tersenyum dan bilang sudah lah..sambil tersenyum, Ternyata Allah berkehendak lain suami saya meninggal (jantung) dan membuat saya seperti g bisa nginjek bumi lagi tapi saya iklas dan percaya ia suami yang paling baik buat saya, dan ternyata setelah kepergian suami sy ada tetangga bercerita pagi sebelum suami sy meninggal suami sy bercerita bahwa ia bangga telah memiliki istri sprt sy dan sangat sayang PD sy dan kelak jk sesuatu terjadi KPD saya ia jg tidak akan menikah lagi terharu dan sedih saya mendengarnya ternyata kami memiliki keinginan yang sama walau ia tak ngungkapin langsung kepada saya,i love u so much suamiku semoga kelak kita bersama kembali di surga dan semoga dilapangkan kuburnya diampuni dosanya dijauhkan dari siksa kubur dan azab kubur amin ya rabbal alamin

Pertamini Palembang mengatakan...

Saya juga sudah 2 tahun ditinggalkan suami meninggal dikarenakan jantung,anak kami baru berusia 1,5 tahun waktu di tinggalkan abanya, usia pernikahan alhamdulillah 3 tahun,sampai sekarang saya masih mencintainya,walau banyak sekali celotehan keluarga yang menginginkan saya menikah lagi,insya Allah saya ingin bertemu kembali di surga kelak, karena suami saya adalah kado yang terindah yang diberikan Allah kepada saya. Semoga Allah SWT mengampuni dosa suami saya menyatukandilapankan kuburnya dan semoga Allah SWT jg menyatukan cinta kami kembali amin yarabbal alamin

Sandra Rossa mengatakan...

Sdh 2th lbh 3bln suami meninggalkan sy utk selama2nya. Sy dan anak2 yg br berusia 9,8,7th, jujur saja smua terasa berat walau sy trs mencoba utk ikhlas. Perasaan rindu yg tak kan bs terobati lg. Insyallah sy akan menghabiskan sisa umur dgn merawat anak2 hingga bs menjadi anak yg sholeh. Krn sy berharap utk bs berjodoh kembali dgn suami tercinta d kehidupan yg lain,insyallah.. Amin

Sandra Rossa mengatakan...

Sdh 2th lbh 3bln suami meninggalkan sy utk selama2nya. Sy dan anak2 yg br berusia 9,8,7th, jujur saja smua terasa berat walau sy trs mencoba utk ikhlas. Perasaan rindu yg tak kan bs terobati lg. Insyallah sy akan menghabiskan sisa umur dgn merawat anak2 hingga bs menjadi anak yg sholeh. Krn sy berharap utk bs berjodoh kembali dgn suami tercinta d kehidupan yg lain,insyallah.. Amin

anang arif setiawan mengatakan...

Masya allah semangat ya ibu ibu saya doakan semoga yg d tinggalkan beri kesabaran,dan semoga allah mempertemukan ibu2 yg sholeha ini dngn suami masing2 d alam akhitar nanti Aamiin....

Moza Rokayah mengatakan...

Saya sudah 2thn di tinggal wafat suami makin lama makin rindu canda tawanya slalu membayangi hari2ku serasa ia masih ada di dunia ini..dan aku merasa risi apa bila ada laki2 mendekatiku..aku merasa suamiku masih ada.

melly windi mengatakan...

28 mei 2016 suami tercinta telah meninggalkan saya dan anak pertama kami yang tgl 26 juni ini akan berulang tahun ke 9.10 tahun bersama suami tersayang, banyak hal yang telah kami lewati, saya sangat merindukannya dan masih sering berharap ini semua tidaklah nyata. Meski di sisi lain, saya yakin bahwa ini adalah yang terbaik dari Tuhan. Berdoa adalah jalan terbaik untuk mengungkapkan kerinduan saya akan hadir nya...

melly windi mengatakan...

28 mei 2016 suami tercinta telah meninggalkan saya dan anak pertama kami yang tgl 26 juni ini akan berulang tahun ke 9.10 tahun bersama suami tersayang, banyak hal yang telah kami lewati, saya sangat merindukannya dan masih sering berharap ini semua tidaklah nyata. Meski di sisi lain, saya yakin bahwa ini adalah yang terbaik dari Tuhan. Berdoa adalah jalan terbaik untuk mengungkapkan kerinduan saya akan hadir nya...

Sari setiawati mengatakan...

Sy kira hnya sy yg mengalami takdir sprti ini.. trnyta sy slh, byk yg memiliki takdir sprti sy.. ditinggalkan suami utk selama lamanya disaat pernikahan baru menginjak 1,5 thn dan anak msh usia 5 bln.. dunia seakan hancur, harapan dan mimpi pupus, tp sy hrus kuat demi putri kecil kami.. hny dlm jangka wktu 3 bln kanker itu terus menggerogoti badan suami sy..sampai akhirnya beliau kalah dan hrus pergi meninggalkan kami.. yg tenang dsna sygku.. doakan aku dan putri kecil kita dr sana..

Unknown mengatakan...

Keep spirit my friend😊....kita punya takdir yang sama. Hampir 2 tahun suamiku berpulang. Bersama 2 putriku, my live must go on.Tidak mudah memang, tapi kuyakin Allah yang menciptakanku, sehingga Dia yang paling tahu apa yang terbaik untukku. Jadikan hanya Allah sebagai tempat kita bersanfar, niscaya hilang kekhawatiran kita. Aku dan suamiku hanya berbeda alam...tapi kumerasa kita berdua masih ada ikatan batin. Maka, bahagiakan hidup kita dan anak-anak, niscaya dia akan bahagia juga disana. Amiin ya rabbal 'alamin😇😇😇

Fidah Faridah mengatakan...

Assalammulaiku... disini aku ingin menceritakan saat suamiku wafat... suami ku telah wafat pada 27 Jun 2016 pada 23 Ramadhan... diantara 10 mlm2 yg terakhir ramadhan.... malam yg sungguh rahmat.. suami ku wafat disebabkn penyakit kanker paru2... aku punya anak 10thn, 9 thn, dan 6 thn... aku jgk hamil pd masa itu kandungan sekitar 7 bln... aku amat sedih sekali... namun aku redha ketentuan Illahi... aku masih merindui suamiku... aku berdoa agar Allah SWT Memperjodohkn kembali aku disana sehingga suatu hari nanti disyurga Suami ku..

Fidah Faridah mengatakan...

Assalammulaiku... disini aku ingin menceritakan saat suamiku wafat... suami ku telah wafat pada 27 Jun 2016 pada 23 Ramadhan... diantara 10 mlm2 yg terakhir ramadhan.... malam yg sungguh rahmat.. suami ku wafat disebabkn penyakit kanker paru2... aku punya anak 10thn, 9 thn, dan 6 thn... aku jgk hamil pd masa itu kandungan sekitar 7 bln... aku amat sedih sekali... namun aku redha ketentuan Illahi... aku masih merindui suamiku... aku berdoa agar Allah SWT Memperjodohkn kembali aku disana sehingga suatu hari nanti disyurga Suami ku..

Anonim mengatakan...

Suamiku meninggal 40 hari yang lalu..disaat aku sedang mengandung 7 bln, anak kami yg pertama umur 4th.. terasa berat sekali,karna kami selalu bersamasama, dialah hadiah terindah dalam hidupku.. kami menikah baru 5 th.. ternyata Alloh lebih sayang.. semoga suamiku sll mendapat RahmatNYA... aku sangat mencintainya..dan semoga kami dipersatukan lagi di Surga Alloh..amiin

Nurlaela Ella mengatakan...

Suami saya meninggal 9 bulan yg lalu.tgl 08 september nanti adalah 2 tahun pernikah n kami.pda saat menimggal saya sedang mengandung 7 bulan anak pertama kami.dan kini anak kami tlah berusia 7 bulan.kami sngat mencintainya merindukan nya.sampai saat ini air mata selalu jatuh tak kala teringat àlmarhum.almrhum adalah sosol suami yang terbaik.perhatian dan penuh tanggung jawab tak pernah terrpikirakan bhwa dia akan meninggal d usia nya yang masih 28 tahun.saya sangat sedih dan kehilangan.tapi karena kehadiran anak yang membuat saya menjadi kuat..sabar ya nak walaupun km tak mengeñal ayah mu tapi ketahuilah nak dia adalah ayah yg terbaik.doa kn selalu ayah mu agar mendapatkan ketenangan.kenikmatan dlm kuburnya.Amin Ya Rabbalalamin...kami sangat merindukan mu ayah...

RIG Ndelapan puluh BeDua mengatakan...

suami saya meninggal 3 bln yang lalu, d pernikahan kami d karunia in 2 orang anak semuanya perumpuan n usianya 3,5thn dan 1,5th.. terasa begitu sulit untuk menjalaninya.. berharap ini hanya sebuah mimpi,q berharap dia bisa kembali ,, tp itu hnya impian kosong,, sekrg hnya bisa medoakan agar almarhum suami saya d terima d sisinya serta mendapatkan surga terbaiknya serta sllu d berikan kenikmatan d dlm kubur nya,,amim YRA

Arya Irma mengatakan...

suamiku meninggal 1 thn yg laly tepatnya tgl 16 April 2015 disaat dia brumur 38 th 10 bln. pangeran kecilku brumur 3 th 10 bln n aku sendiri brumur 27 th 10 bln.dia meninggal krn kecelakaan yg menimpanya saat menuju kekampus pg itu.ttp beliau masih sempat dirawat di rs. dan yg lbh meyedihkan ht saat dirawat sy tdk berada disampingnya krn sy brtugas di propinsi lain. mendgr berita itu jeritanku melengking krn kluarga br mengabariku untuk plg saat dia sdh dlm keadaan sekarat. mau gmn lg aku tdk bisa brbuat apa2 selain berserah diri n brtawakkal kpd Tuhan. mlmnya sy berencana tuk plg pg dg naik pesawat trnyata pas adzan brkumandang di masjid dkat kos .qlangkahkan kakiku tuk mengambil air wuduh tuk salat tb2 hpku berdering aku brharap kbr baik ucapku lirih dlm ht. namun sebaliknya innalillahi wainna ilahi rojiun sungguh ucapan yg trdgr tegar dr kluarga. yg hy mbuatku brteriak sejadi2nya.tekadku tuk plg mbuatku lemah tk brdaya. apa daya Tuhan lbh menyanyangi dirinya. hingga subuh itu aku diantar kebandara dg tmn sekantorku di sela2 prjalanan dia sllu menyemangatiku untuk tdk larut dlm kesedihan ini. hingga sampai di bandara penerbangan prtama full kt petugas kargo saat itu. aku hrs menunggu penerbangan berikutnya pukul 12.00 siang. akupun menangis ya Allah ujian apa yg engkau berikan pdku..aku brharap bisa brtemu dg suamiku tuk trkhir kalinya doaku dlm hati.detik2 trakhir tuk penerbangan prtama alhamdulillah salah seorg tdk jd brangkat..doaku trkabulkan. selang bbrp jam sy pun tb di bandara tujuan tnp brpikir lm sy pun lgsung menaiki mobil yg ditumpangi keluarga suamiku yg ingin melayat jg aku brsyukur mereka dtg tuk menjemputku. 4 jm dlm prjlnan kamipun sampai di rmh suamiku. di sekitar rmh tmpak sepasang2 mt memandangiku turun dr mobil tk trasa aku dipapah oleh kluarga. berat rsnya qmelangkah tuk melihat mayat suamiku. di dlm rmh suamiku sdh trbaring lunglai tk brdaya dikerumungi org2 yg dr td menungguku. betapa aku sedih saat suara manja pangeran kecilku memanggil dr arah tdk jauh dr mayat suamiku. mama, Ayah sdh bobo lm..ucapnya dg suara lirih. aku langsung memeluk seraya brkata iya nak Tuhan sgt sayang pd Ayah sm hlnya mm syg pdmu. aku hy bisa mengucap selamat jln suamiku semoga Tuhan menempatkan dirimu ditempat yg lbh indah disisi-Nya.amin.

rioyusuf pamungkas mengatakan...

Saya,wanita 25 th. Belum genap 40 hari suamiku meninggal dunia. Beliau wafat di usia 28 tahun di usia pernikahan 8 bulan. Semenjak menikah akhir 2015 kami hidup serumah hanya 10 hari, selepas itu suami bekerja diluar propinsi dan kembali pulang lebaran th ini.sya menjemput beliau di stasiun biasa saya jemput.tampilan beliau membuat saya sedih, tampak kurus dan pucat. 1 minggu drumah beliau demam dan esok harus berangkat kerja lagi. Saya berontak.saya harus resign dan ikut beliau bekerja. 16 juli akhirnya sya berangkat ikut beliau. Sya seneng bisa mengurus beliau drumah Bekasi walau tidak genap 2 mgg. 29 juli beliau drop dan sya larikan ke RSMK dirawat 3 hr icu 2 hr diruang biasa. Esoknya boleh pulang. 1 malam drumah beliau drop yg kedua kalinya. Sya bw ke RSUD dan 13 Agustus 2016 beliau pasrahkan semuanya dan pergi meninggalkan sya. Kami belum memiliki anak. Beliau berpesan untuk tdk melepaskan jilbab sya sampai kapan pun karna panas api neraka lebih panas dr cikarang. 4 hal yg beliau pesankan ke sya. 5 hr terakhir sya merawat beliau di RS, beliau merasa sdh sehat cuma kakinya yg masih lemas. Subhanallah sya bangga dg suami saya. Suami dunia akhirat sya. Aamiin. Sya berusaha tegar dihadapan siapa pun, tp ketika sepi sya seperti kembali disuasana rs dan sedang merawat suami. Itu bikin sya tumbang.sedih. Why me? Knp yg sakit seperti itu suamiku. Why me? Knp sya dipilih Allah, apa sya sekuat itu Ya Robb. Why me?
Kla sepi itu yg terus menerus mencecar sya. Saya SALAH, sya tau saya SALAH dg seperti ini. Sya masih berusaha untuk berdiri tegap, tp saat ini sya kalah dg sepi. Sya ingin almarhum di surga, dilebarkan kuburnya, diterangi jalannya, diringankan siksa kuburnya, diampuni semua dosanya, dijauhkan dr api neraka,dan diberi tempatdisisi Allah SWT dan dipertemukan dg Rasulullah SAW. Aamiin
Maka dr itu sya masih ingin terus bangkit, melawan diri sya sendiri. Jalan sya masih jauh, mertua sya jg tinggal seorang diri, dan hanya punya sya. Kalo sya jatuh, siapa yg akan menemani mertua sya. Sya sayang sama kamu mesin lieb haben, sya rindu padamu suamiku,semoga disurga nanti kita bisa bersatu dan memiliki peri kecil yg cantik2 seperti keinginanmu sayang. Love u, ich liebe dich mein lieb haben. #muach

Unknown mengatakan...

sy jg rindu suami yg meninggal tgl 20 juli 2016 habis operasi baypass dan katup kdg sy bingung dn byk melamun rasanya gk percaya diy sdh prg

Unknown mengatakan...

sy jg rindu suami yg meninggal tgl 20 juli 2016 habis operasi baypass dan katup kdg sy bingung dn byk melamun rasanya gk percaya diy sdh prg

Mesra Meisrana mengatakan...

sy jg rindu suami yg meninggal tgl 20 juli 2016 habis operasi baypass dan katup kdg sy bingung dn byk melamun rasanya gk percaya diy sdh prg

Mesra Meisrana mengatakan...

hai teman sy senang baca cerita ini kr sy merasakan hal yg sama sy slalu merindukan almahrum sy berharap kita bisa saling mengenal agar bisa mengurangi kesedihan ini sy butuh temsn spt kalian

Sri Budhi Ambarwati mengatakan...

Saya ditinggal suami utk selama lamanya sejak tgl 17 Mei 2016. Seolah tak percaya atas kepergiannya. Sakit beberapa bulan saja. Saya berkeluarga sdh 19 thn 3 bln. mempunyai anak 1 yg masih kuliah. Serasa berat memang rasanya saya tdk bisa melupakannya. Allah SWT lah tempat saya bersandar. Saya harus kuat menghadapi kenyataan ini. Jika teringat saya selalu menangis. Seolah tdk percaya dgn kejadian ini. Selamat jalan my husband semoga mendapat tempat yg mulia disisiNya semoga kelak di Surga kita dapat bertemu. Dan anak kia semoga bisa menjadi anak yang soleha. Dan semoga Allah memberikan kebahagiaan dunia dan akherat kepada kami yg telah ditinggalkan Suami. Aamiin Ya Robbal Alamiin.

Mesra Meisrana mengatakan...

bolehkah saya berteman dgn mu di fb?

Mesra Meisrana mengatakan...

bolehkah saya berteman dgn mu di fb?

Unknown mengatakan...

Ya allah berikanlah kekuatan kepada ibu ibu yg telah ditinggalkan suami buat selama lamanya.Semoga roh mereka yg telah pergi ditempatkan didlm golongan para sohehin. Aamiin.

Anit catur damayanti mengatakan...

Saya seorang ibu dengan 2orang anak, baru saja 10hari ini suami saya meninggal kan kami setelah 3bulan melawan sakit kanker yg menggerogoti badannya. Rasanya saya nggak bisa menerima takdir ini, tapi subhanallah.. ibu ibu diatas yg membikin aku harus kuat dan menerima takdir ini. Bagaimanapun juga kita semua akan berpulang juga cuman masalah waktu. Dan hidup terus berjalan, saya harus kuat demi 2buah hati dan sudah menjadi tugas saya untuk menjadikan anak anaknya sebagi anak sholeh dan sholehah. 15Tahun perjalanan yg singkat sebenernya untuk papah menemani mamah... tapi saya yakin.. akan dipertemukan kembali disurga pada waktunya nanti. Semoga ppah bahagia disana dan berada disampingNya. Mamah tetep merindukanmu pah.. mamah sayaaaaang ama papah.

Anit catur damayanti mengatakan...

Saya juga merindukan suami saya yg meninggal 30september 2016 jumat kemaren karena kanker yg baru 3bulan menggerogoti badannya. Sampai sekrang rasanya sangat kehilangan tapi mau tidk mau ini kenytaan yg harus dihadapi. Sekarang berusaha tegar n menerima demi dua buah hati yg diamanahkan suami untuk saya jaga n saya didik supaya jadi anak sholeh n sholehah berguna bagi orangtuanya yg menghantarlan papahnya ke surga. Amiin

Anit catur damayanti mengatakan...

Saya juga merindukan suami saya yg meninggal 30september 2016 jumat kemaren karena kanker yg baru 3bulan menggerogoti badannya. Sampai sekrang rasanya sangat kehilangan tapi mau tidk mau ini kenytaan yg harus dihadapi. Sekarang berusaha tegar n menerima demi dua buah hati yg diamanahkan suami untuk saya jaga n saya didik supaya jadi anak sholeh n sholehah berguna bagi orangtuanya yg menghantarlan papahnya ke surga. Amiin

Anit catur damayanti mengatakan...

Saya seorang ibu dengan 2orang anak, baru saja 10hari ini suami saya meninggal kan kami setelah 3bulan melawan sakit kanker yg menggerogoti badannya. Rasanya saya nggak bisa menerima takdir ini, tapi subhanallah.. ibu ibu diatas yg membikin aku harus kuat dan menerima takdir ini. Bagaimanapun juga kita semua akan berpulang juga cuman masalah waktu. Dan hidup terus berjalan, saya harus kuat demi 2buah hati dan sudah menjadi tugas saya untuk menjadikan anak anaknya sebagi anak sholeh dan sholehah. 15Tahun perjalanan yg singkat sebenernya untuk papah menemani mamah... tapi saya yakin.. akan dipertemukan kembali disurga pada waktunya nanti. Semoga ppah bahagia disana dan berada disampingNya. Mamah tetep merindukanmu pah.. mamah sayaaaaang ama papah.

Furia mengatakan...

Kami menikah 24 mei 2015,n suami berpulang padaNya tggl 1 okt 2016.kami belum dikaruniai keturunan. Saya seorang istri yg berumur 26th,suami meninggal di usia 29.awal desember 2016 suami batuk n berkeringat dimlm hari .kami sdh berusaha berobat,saya takut suami kena TBC. Namun hasilnya bukan.lalu timbul benjolan dileher sebelah kiri,n benjolan itu tidak sakit,kami blm terlalu memperdulikan benjolan tsb karena waktu itu ada keluhan lain yaitu infeksi saluran kemih. Kami fokus ngobati isk. Isk sdh sembuh namun badan suami terus mengurus saya sdh membujuk untuk berobat lbih lanjut namun karena kesibukan suami beliau tdk terlalu merespon,hingga akhirnya mau di bawa ke rs kembali bulan juni. Dr situ kemudian benjolan tersebut dibiobsi n ternyata hasilnya getah bening stadium 3.kami kaget... Syok.... Lalu kemudian kami memutuskan untuk berobat kemalaysia.kami kemaysia tggl 19 juli Di Malaysia semuanya dicek kembali n hasilnya lebih membuat hari saya tersayat2 .hasil nya adalah leukemia, sdh menyerang hati pankreas n tulang.ketika ifu dibawain obat 1 koper. N kami plg ke indo. Lalu berangkat lgi yg kedua tggl 24 agustus disana profesor menyatakan kanker sdh hilang tinggal pemulihan.... Namun setalh plg kondisi suami semakin drop, kurussss tinggal tulang n kulit.pada saat itu hati saya sdh tdk tenang,saya yg berprofesi sebagai perias/makeupartist memutuskan untuk membatalkan semua job n fokus merawa suami. semua aktivitas diatas kasur mandi, makan, bab,bak. Semuanya....
Disitulah saya bnr2 merasakan ketulusan, pengabdian kasih sayang n cinta.... N akhinya suami berpulang....sampe saat ini sayamsh tdk percaya.... 7th kami berteman dekat n satu tahun menikah, hidup penuh kebahagiaan meskipun jarang bertemu karena suami sering keluar kota n saya jg punya pekerjaan....saya msh tdk percaya kisah cinta kami berakhir seperti ini....namun saya msh bersyukur Allah memberikan kami waktu untuk saling mencintai meski akhinya harus saling melepaskan.... Suamiku meninggal dirmh,sblm beliau pergi, beliau sempat menanyakan perihal keuangan pada kakaknya...masyaAllah beliau sama sekali tdk mau merepotkan kami... Lalu beliau menganggukkan kepala pada kakak,kakakpun mengangguk. Kemudian kepada saya namun saya mengelengkan kepala, saya gk mau ditinggal. N beliau meraih pundak saya mencium kening n pipi disaksikan kakak bpk n ibu(bpk n ibu sdg membacakan Ayat Suci)...kemudiaan kami menuntunnya menyebut nama Allah laillahaillahhh... Saya msh melihat lidahnya bergerak2 ,padangan matanya kearah saya, air matanya keluar saya jg mengelap sebelah kiri, ibu mertua mengelap sebelah kanan.... N lidah itu berhenti.... Saya terus memangilnya.... Sata msh tdk percaya. Seolah beliau hanya tidur.... Tanggannnya msh dlm gengaman...Yaa Allah semogabeliau Khusnul khotimah....semoga Engkau mempertemukan kami disurgamu yg Indah..... Tunggu aku pipi,! Bekalku blmlah cukup.... Hiks hiks...

Furia mengatakan...

Kami menikah 24 mei 2015,n suami berpulang padaNya tggl 1 okt 2016.kami belum dikaruniai keturunan. Saya seorang istri yg berumur 26th,suami meninggal di usia 29.awal desember 2016 suami batuk n berkeringat dimlm hari .kami sdh berusaha berobat,saya takut suami kena TBC. Namun hasilnya bukan.lalu timbul benjolan dileher sebelah kiri,n benjolan itu tidak sakit,kami blm terlalu memperdulikan benjolan tsb karena waktu itu ada keluhan lain yaitu infeksi saluran kemih. Kami fokus ngobati isk. Isk sdh sembuh namun badan suami terus mengurus saya sdh membujuk untuk berobat lbih lanjut namun karena kesibukan suami beliau tdk terlalu merespon,hingga akhirnya mau di bawa ke rs kembali bulan juni. Dr situ kemudian benjolan tersebut dibiobsi n ternyata hasilnya getah bening stadium 3.kami kaget... Syok.... Lalu kemudian kami memutuskan untuk berobat kemalaysia.kami kemaysia tggl 19 juli Di Malaysia semuanya dicek kembali n hasilnya lebih membuat hari saya tersayat2 .hasil nya adalah leukemia, sdh menyerang hati pankreas n tulang.ketika ifu dibawain obat 1 koper. N kami plg ke indo. Lalu berangkat lgi yg kedua tggl 24 agustus disana profesor menyatakan kanker sdh hilang tinggal pemulihan.... Namun setalh plg kondisi suami semakin drop, kurussss tinggal tulang n kulit.pada saat itu hati saya sdh tdk tenang,saya yg berprofesi sebagai perias/makeupartist memutuskan untuk membatalkan semua job n fokus merawa suami. semua aktivitas diatas kasur mandi, makan, bab,bak. Semuanya....
Disitulah saya bnr2 merasakan ketulusan, pengabdian kasih sayang n cinta.... N akhinya suami berpulang....sampe saat ini sayamsh tdk percaya.... 7th kami berteman dekat n satu tahun menikah, hidup penuh kebahagiaan meskipun jarang bertemu karena suami sering keluar kota n saya jg punya pekerjaan....saya msh tdk percaya kisah cinta kami berakhir seperti ini....namun saya msh bersyukur Allah memberikan kami waktu untuk saling mencintai meski akhinya harus saling melepaskan.... Suamiku meninggal dirmh,sblm beliau pergi, beliau sempat menanyakan perihal keuangan pada kakaknya...masyaAllah beliau sama sekali tdk mau merepotkan kami... Lalu beliau menganggukkan kepala pada kakak,kakakpun mengangguk. Kemudian kepada saya namun saya mengelengkan kepala, saya gk mau ditinggal. N beliau meraih pundak saya mencium kening n pipi disaksikan kakak bpk n ibu(bpk n ibu sdg membacakan Ayat Suci)...kemudiaan kami menuntunnya menyebut nama Allah laillahaillahhh... Saya msh melihat lidahnya bergerak2 ,padangan matanya kearah saya, air matanya keluar saya jg mengelap sebelah kiri, ibu mertua mengelap sebelah kanan.... N lidah itu berhenti.... Saya terus memangilnya.... Sata msh tdk percaya. Seolah beliau hanya tidur.... Tanggannnya msh dlm gengaman...Yaa Allah semogabeliau Khusnul khotimah....semoga Engkau mempertemukan kami disurgamu yg Indah..... Tunggu aku pipi,! Bekalku blmlah cukup.... Hiks hiks...

Kashandra Sissy mengatakan...

Ternyata banyak juga yg seperti jalan hdp ku . Suami ku kembali kepada allah di saat usia kehamilan ke 2 saya 4 bln...tanpa sakit tanpa keluhan bgtu cepatnya dia pergi hanya dlm kurun waktu 6 jam saja di rumah sakit. Awal2 saya sama seperti kalian ...yg sakit sdh marah knp takdir ini menimpa saya dan anak2 . Tp setelah saya jalanin hingga hampir 1thn lebih suami pergi ternyata saya msh bisa jalanin semuanya sndri . Tentunya karna anak yg bisa membuat saya kuat jalanin semuanya.

Sri Budhi Ambarwati mengatakan...

Alhamdulillah dengan senang hati kita bisa berbagi. Fb saya Sribudi Ambarwati.

Rosalova Rabanaya mengatakan...

Suami meninggal dunia 2 Januari 2016 yang lalu,karena penyakit jantung. Suami meninggal dunia tanpa pesan-pesan yang menjadi penguatku,karena selama di rawat suami tidak sadar dan di bantu ventilator. Sampai saat ini selalu terbayang wajahnya,sungguh cukuplah kematian sebagai pelajaran,dan saya masih terus menangisi kepergiannya

Mesra Meisrana mengatakan...

kita ikhlas dgn kepergianny cm yg bikin kt nangis bila rasa rindu dtg teringat kenangan ny ya teman teman

Mesra Meisrana mengatakan...

kita ikhlas dgn kepergianny cm yg bikin kt nangis bila rasa rindu dtg teringat kenangan ny ya teman teman

Unknown mengatakan...

Saya seorang istri yg telah d pisahkan oleh kematian dr suami saya.. Suami yg sholeh suami yg slalu memuliakan istri dan it yg membuat saya sampai hr ne blm bs menghilangkan kesedihan saya sedang d lain sisi saya ingin almr bhagia n tdk mendapat kesusahan karna kesedihan saya.. Kami menikah bru 1,5thn tp Allah tlah merindukan na dan menyayangi na lbh dr saya.. 3bln seblm kepergian na suami saya slalu berpesan pd saya apabila allah memanggil na hendak na saya tdk menangisi na karna allah menyayangi na.. Karna allah merindukan na.. Tp saya seorang wanita biasa yg msh saja bersedih ats kepergian na.. Trima kasih karna artikel ne bs sdkt membantu saya utk brusaha sabar tabah n ikhlas ats stiap ketentuan yg allah berikan utk hdup saya..

Nda Nogichie mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Nda Nogichie mengatakan...

Saya menikah 13 Des 2014.. Perkenalan kami d mulai d thn 2008 dan pas stlh 1,5thn menikah n tepat d saat saya berulang thn.. Allah memberi saya kado yg indah yaitu kepergian suami saya menghadap sang ilahi.. Slma kami knl n hingga menjd suami istri tdk prnh sekalipun beliau menyakiti saya baik fisik maupun batin saya.. Ia adl suami yg sempurna.. Suami yg sholeh yg slalu mengajarkan saya ttg kebaikan & cra menggapai surga.. Hr it tgl 16 juni 2016 shubuh saat saya msh dinas saya dpt kbr suami saya d rawat karna tdk bs kentut alias ileus.. Saya msh byasa saja karna mnrt saya it mslh sepele.. Dan tgl 17 suami saya d nyatakan ileus obtruktif & hrs d operasi.. Sayapun mulai mencari solusi dr dokter2 tmpt saya bkerja.. Dan saya berencana membawa suami pindah k RS tmpt saya bekerja.. Tp seblm d rujuk trnyata suami saya sdh bs kentut n dokter menyatakan tggl pemulihan saja.. Tp d tgl 19 mlm suami saya melihat saya seakan gag kn bs melihat lg n lbh bnyk mengucap maaf.. Memang 3bln seblm ia pergi suami saya bnyk mengutarakan pesan n keinginan na slh 1 na beliau ingin meninggal d bln puasa n tdk memperbolehkan saya menangis jika dy meninggal lbh dlu.. Tepat tgl 20 juni 2016 saat shubuh suami saya mengeluh jantung na berdetak lbh cpt n keringat dgin.. Ia pun mulai membc ayat kursi & yasin.. Ia jg meminta maav pd saya ibu saya & smwa org yg ia knl n mengenal beliau.. Stlh it beliau mengucap 2 kalimat syahadat & lailaha ilallah & ia tak sadarkan diri.. D ruang ICU suami saya menunjukkan cinta na utk saya.. Ketika saya membisikkan jgn pergi.. Tanda2 vital srti nafas nadi n tensi na membaik tp ketika saya berhenti berbisik tanda vital na lgsg turun drastis.. Semakin lm saya semakin merasa iba melihat kondisi na n sayapun membisikan "pergilah Ay klo it membuat qm bahagia, jgn khawatirkan bundsay dsni karna aq akn baik2 saja" stlh it yg trjd adl tanda vital na menunjukkan garis lurus & suami terbaik saya pun pergi utk slama na d hr ulang thn saya tgl 20 juni 2016 pukul 11.45wib tepat saat adzan dzuhur berkumandang.. Sampai saat ne msh jls bgaimana beliau memuliakan saya dg kasih syg na.. Jatuh it psti.. Tdk trima dg keadan ne it jg psti.. Tp yg slalu jd penguat saya adl saat beliau brkata "jgn tangisi aq jika aq pergi lbh dlu karna it akn menyakiti aq dsna, doakan saja aq saat qm sedih mengingat qu & tetaplah jd wanita sholeha" & saat ne saya hnya bs mendoakan smoga iman & islam na suami saya d trima d sisiNya & d jdikan na alam kubur na sbg taman surga bagi suami saya.. Amin Allahuma Amin..

andriana_susmayanti mengatakan...

Merasa senasib

Saya seorang ibu dengan 2 orang yang ditinggal suami pada tanggal 6 okttober 2016. Sama seperti teman2 disini. Why me? Salah saya apa sehingga allah menghukum saya? Kami bertemu di bangku kuliah, beliau kk tingkat 9 juni 2002 kami resmi menikah dan 10 april 2003 dikarunia anak laki laki dan pada tanggal 29 des 2010 kami diberikan allah anak perempuan.

Seperti halnya rumah tangga, banyak lika liku hidup yg kami jalani sebg proses pendewasaan diri, tahun 2014 saya mulai berhijab walau suami kurang setuju tapi saya tetap memakai.
Saya mulai meninggalkan kegiatan kongkow di cafe dan mulai fokus dengan anak dan suami, belm puas rasanya saya mengabdi sbg seorang istri yg ideal taapi allah punya rencana lain.

Masih tidak percaya kalau sekarang saya sendiri membesarkan anak anak.
Saya harus bangkit karena hidup anak anak ada di tangan saya

Saya yakin kita adalah wanita wanita hebat dan kuat yang dipilih allah untuk menjaga amanah berupaketurunan dan menjadikan mereka generasi yg soleh dan soleha.

-papa....we ll always love you-

Anonim mengatakan...

Merasa senasib

Saya seorang ibu dengan 2 orang yang ditinggal suami pada tanggal 6 okttober 2016. Sama seperti teman2 disini. Why me? Salah saya apa sehingga allah menghukum saya? Kami bertemu di bangku kuliah, beliau kk tingkat 9 juni 2002 kami resmi menikah dan 10 april 2003 dikarunia anak laki laki dan pada tanggal 29 des 2010 kami diberikan allah anak perempuan.

Seperti halnya rumah tangga, banyak lika liku hidup yg kami jalani sebg proses pendewasaan diri, tahun 2014 saya mulai berhijab walau suami kurang setuju tapi saya tetap memakai.
Saya mulai meninggalkan kegiatan kongkow di cafe dan mulai fokus dengan anak dan suami, belm puas rasanya saya mengabdi sbg seorang istri yg ideal taapi allah punya rencana lain.

Masih tidak percaya kalau sekarang saya sendiri membesarkan anak anak.
Saya harus bangkit karena hidup anak anak ada di tangan saya

Saya yakin kita adalah wanita wanita hebat dan kuat yang dipilih allah untuk menjaga amanah berupaketurunan dan menjadikan mereka generasi yg soleh dan soleha.

-papa....we ll always love you-

Herlina Novi mengatakan...

Samlikum all sepejuangan... Yg bernasib sama sepertiku... Alangkah baiknya kita buat grup yu,untuk ikat silahtuhrai agar lebih menguatkan satu sama lain, inspirasi dan jg bertukar pikiran... Insallah kita kuat karna allah yakin kita mampu dan hebat... Jd keimanan dan ke sabaran kita di uji agar kita naek level lg amin...

afrida nurmala sari mengatakan...

Ternyata banyak sekali yg diberi cobaan yg sama...suami ku meninggal 12 April 2009 ..yah..7 th yg lalu..dan tdk terasa wkt berlalu bgt cepat..sy bkn wanita bekerja..jd ketika suami meninggal di usia pernikahan kami br msk tahun ke 7.. saat itu usia sy brakan masuk 28 th..usia suami blm genap 35th..usia anakku saat itu baru akan 5th..sedih..galau..bingung..dan blm percaya dgn yg tjd itu yg sy alami..sy tggl di propinsi si yg berjauhan dg keluarga sy..jd di sini sy tdk memiliki keluarga kec.keluarha suami..hal yg paling sy khawatir kan adl bagaimana sy hrs membesarkan anak dg keadaan sy yg tdk bekerja dan tdk ada pensiun dr suami..sempat terpikir utk kerja..tapi anakku msh mbutuhkan kasih sayang ku... bismillah..sy lbh memilih mendampingi anak drpd bekerja..selain takut fitnah..sy yakin bahwa tugas ibu yg utama adl membesarkan anak...Allah bnr2 menunjukkan kuasanya...sampai hari ini..sy tdk perna kelaparan..kehausan..kehujanan..kepanasan...sampai2 byk org heran drmn sy dp penghasilan...Allah bnr2enjaga hamba2 nya selama kita mjalankan apa yg diperintahkan nya...memang di hati sll was2 bagaimana akan masa dpn sy dan anak..ya Allah smg kau sll mjaga kami..jadi untuk para istri yg baru ditinggal suami sementara tdk bekerja.. galau boleh..tapi ingat kita punya Allah..minta kpd Allah apa yg hrs kita lakukan..jaga hubungan baik kita kpd Allah..pasrahkan semuanya... InsyaAllah..Allah tdk akan membiarkan kita sll dlm masalah...tetap SEMANGAT saudari ku...#menyemangatidirisendirijuga

Mesra Meisrana mengatakan...

boleh jg idenya herlina

widya susanti mengatakan...

Tgl 15/11/16 kemarin suami saya meninggal dunia. Suami saya yg tidak pernah mengeluh sakit tiba2 droop dan baru menyadari bahwa ada benjolan dileher. Setelah diperiksa ternyata suami saya divonis kanker paru stadium 4. Empat bulan dirawat jalan, sebulan dirawat di RS sampai menghembuskan nafas terakhirnya dihadapan saya. Lima bulan yg sangat membuat saya ikut merasakan penderitaannya merasakan sakit yg luar biasa. Tapi alhamdulillah, suami saya menghadapi sakitnya dengan sabar dan ikhlas tanpa sedikitpun beliau mengeluh. Selalu menyebut nama Allah.... sekarang ini blm genap 40 hari suami saya pergi meninggalkan saya. Sakit sungguh sakit, tapi saya selalu berusaha ikhlas dan mendoakan beliau semoga mendapatkan tempat yg terbaik disisi Allah SWT. Diterangi kuburnya... dilapangkan kuburnya...diselamatkan dari siksa kubur.... diselamatkan dari fitnah kubur. Aamiin Yaa Robbal Alaamiin.
Selamat jalan suamiku tercinta. Insya Allah aku akan menjaga anak2 kita tercinta yg baru beranjak remaja.... I will always love you

chairunnisa ap mengatakan...

Saya juga senasib seperti ibu2 jg, saya seorang istri 26th baru saja ditinggal suami 29th selama-lamanya pd tgl 3 nov 2016 karena kecelakaan tabrak lari. Usia pernikahan kami br mau menginjak 6bulan, kami blm mempunyai momongan karna msh Ldr hanya beberapa kali aja bertemu, rencana tgl 13 desember ini saya menyusul suami ke Palembang karena penempatan kerja alm disana, tp apalah daya ternyata saya tidak diijinkan untuk tinggal disana.. Saya drop sekali, sediih sekali karena saya tlh dekat dengan alm dr semasa kuliah, sdh 7th saya mengenalnya dan akhirnya kami menikah pd bulan awal mei.. Sungguh saya tidak mengira akan ditinggalkan secepat ini, sdh 40 hari juga alm pergi, rasanya msh kemaren ditelepon.. Saya hanya bisa berdoa trs untuk suami tercinta, semoga diberikan tempat terindah SisiNya, dihapuskan segala dosa2nya, dan dipertemukan kembali denganku kelak.. Aamiin
Tidak ada yg tahu rezeki,jodoh,takdirkita. Manusia hanya bisa berencana tetapi Allah yg menentukan..

chairunnisa ap mengatakan...

Saya juga senasib seperti ibu2 jg, saya seorang istri 26th baru saja ditinggal suami 29th selama-lamanya pd tgl 3 nov 2016 karena kecelakaan tabrak lari. Usia pernikahan kami br mau menginjak 6bulan, kami blm mempunyai momongan karna msh Ldr hanya beberapa kali aja bertemu, rencana tgl 13 desember ini saya menyusul suami ke Palembang karena penempatan kerja alm disana, tp apalah daya ternyata saya tidak diijinkan untuk tinggal disana.. Saya drop sekali, sediih sekali karena saya tlh dekat dengan alm dr semasa kuliah, sdh 7th saya mengenalnya dan akhirnya kami menikah pd bulan awal mei.. Sungguh saya tidak mengira akan ditinggalkan secepat ini, sdh 40 hari juga alm pergi, rasanya msh kemaren ditelepon.. Saya hanya bisa berdoa trs untuk suami tercinta, semoga diberikan tempat terindah SisiNya, dihapuskan segala dosa2nya, dan dipertemukan kembali denganku kelak.. Aamiin
Tidak ada yg tahu rezeki,jodoh,takdirkita. Manusia hanya bisa berencana tetapi Allah yg menentukan..

Widia mengatakan...

Belum genap 40 hari suami sy pergi utk selamanya,meninggalkan sy dan anak satu2nya kami yg berusia 2,5th(laki2).. Anak yg lama kami dambakan (4thn kurang lbh) Ia meninggal krn tersengat listrik, malam harinya kita baru sj pindahan ke rmh baru kami (sblmnya ngontrak) bayangkan,kami sedang bahagia2nya krn menempati rmh baru kami yg lama jg kami dambakan.. Namun suamiku di panggil olehNya ketika aku memiliki semua yg aku dambakan.. Mengapa ya Rabb?? Itu yg selalu aku tanyakan pd saat kejadian pagi itu, apakah krn aku selalu mengeluh? Apakah aku pantas menerima ini? Ia blm sempat menikmati jerih payahnya.. Badannya msh sehat,usianya br 34thn,paginya kami msh sarapan bareng..dan msh sempat mengajak anak kami jalan2 naik motor..sepulangnya dari sana ia naik ke plafon utk menambah stop kontak utk AC, sungguh diluar dugaan ia tersengat diatas, dan pada saat dibawa ke RS nyawanya sdh tiada.. Bagai disambar petir aku mendengar dokter bicara, bhw Ia sdh meninggal.. Ya Allah.. Apa yg Engkau putuskan?? Inikah jalan yg Engkau gariskan untukku?? anak kami..masih sangat membutuhkannya krn ksh sayang seorang Ayah takkan tergantikan dgn siapapun.. Hanya iman dihati yg menguatkan.. Dan saat ini, setelah membaca semua pengalaman2 saudari2ku,aku merasa lbh kuat.. Ternyata kita tdk sendirian.. Tolong add fb aku almair babyshop (widia fitri) pls..

Anonim mengatakan...

Salam teman2 semua, bulan ini tepat 2 tahun suami saya pergi meninggalkan saya dan anak semata wayang kami. Suami mengalami kecelakaan kapal di sungai saat bekerja dan sampai sekarang jasad nya belum di temukan. Pedih hati ini sampai sekarang jika mengingat peristiwa itu. Saya berdoa kepada Allah mudah2an suami saya di jaga oleh Allah dan saya dapat membesarkan serta mendidik anak kami menjadi pribadi yg sholeh.Amein ya rabbal alamin

Anonim mengatakan...

Assalamualaikum shabat smuanya ..
Suami sya wafat desember kmaren tepatnya tgl 14 desember 2016 .. sakittt pediiihh terasa sampai saat ini, alm.tepat meninggal dunia tepat dalam pelukan sya..detik2 terakhirnya kami brada dlm sbuah mobil dr arah rangkas bitung menuju jakarta arah pulang,beliau kena serangan jantung mendadak di jln tol balaraja, sungguh tragedi yg bner2 buat sya shock ... innalillahi wainailaihi rojiun batin sya raga sya serasa di sambar petir.. yaa Allah inikah yg dinamakan sakaratul maut �� Ya Allah Kau bgtu syang pda suami hamba hingga Engkau lebih cepat memanggil Dia untuk sgera menghadapMu.. Suami ku syang moga kau tenang di alam sana walau diri ini sakiiit di tinggal untuk slama lamanya tp sya harus kuat & ikhlas .. mudah mudahan abang tenang di surganya Allah ta'ala & d lapangkan dlm kuburnya. Aamiin yra .. trimakasih syank untuk smuanya ... kau anugrah terindah yg Allah pinjamkan untukku.. trima kasih Ya Allah skr hamba tenang karna Dia lebih bahagia bersama di dlm surgaMu.. semoga aq pun bisa tetap tabah dlm menjalani hidup kedepannya .. jodoh rejeki maut smua udah di atur ama yg maha kuasa ... sya hnya bisa bersabar & berdoa mga sya bisa menjadi wanita yg bisa menjaga fitnah dr api neraka jahanam. Salam ukhuwah buat shabat smuaanya ...
wassalam ..

Unknown mengatakan...

Saya baru 9hari ditinggalkan suami, kami di karuniai anak 2 yg besar cewek 8thn yang kecil 4thn cowok.sungguh sakit hati ini sulit untuk melupakan masa2 bahagia yg kami lalui.semoga suamiku kita bertemu disurga kelak .amin .suamiku sudah sakit selama 5bulan 3 kali oprasi,sunnguh berat dan sulit untuk melupakan suami,serasa masih hidup didekat kami.i love you forever sayang muach cinta kita akan abadi disurga nanti

Kuncoro Winda mengatakan...

Sekarang diumur yang baru 33thn saya sudah menjadi janda,tepatnya tgl 7 februari 2017 pukul 03.00 suamiku tercinta wafat .sungguh berat hati ini ,kami masih butuh kasih sayang kamu .tp kenapa tuhan lebih sayang dgn suamiku .i will always love you sayang,i miss you, i need you, i want you.dont forget me sayng i love you dari istrimu winda , danisa kumala sari dan raka brilliant narendra.muach muach muac semoga kelak kita berjumpa & berjodoh disurga nanti .doakan anak2mu sehat ,jd anak yg pintar.

Mesra Meisrana mengatakan...

sahabat sy senang baca kisah ini kita senasib jd sy bs curhat dengan yg senasib saja trima kasih utk semuanya

Unknown mengatakan...

assalamualaikum..kita semua punya kisah yg sama.saya baru saja di tinggal suami tgl 17 february 2017 jum.at pukul set 10 di rumasakit karena serangan jantung mendadak.dunia serasa berputar saat suami di nyatakan meninggl dlm usia 33 th dan kmi bru punya satu momongan usia satu th..ya rabb ku ikhlaskan apa yg kau pinjamkan padaku.suamiku adalah orang terhebat dan pahlawan bg kmi. selamat jalan say..tidurlah dalam damaimu..kelak kita akan berjumpa lagi..semoga kamu tenang di sana dan allah memberi tempat terindah buatmu..amin ya rabbal alamin

Intan Angel mengatakan...

assalamualaikum..kita semua punya kisah yg sama.saya baru saja di tinggal suami tgl 17 february 2017 jum.at pukul set 10 di rumasakit karena serangan jantung mendadak.dunia serasa berputar saat suami di nyatakan meninggl dlm usia 33 th dan kmi bru punya satu momongan usia satu th..ya rabb ku ikhlaskan apa yg kau pinjamkan padaku.suamiku adalah orang terhebat dan pahlawan bg kmi. selamat jalan say..tidurlah dalam damaimu..kelak kita akan berjumpa lagi..semoga kamu tenang di sana dan allah memberi tempat terindah buatmu..amin ya rabbal alamin

Mesra Meisrana mengatakan...

amin salam persahabatan intan

Intan Angel mengatakan...

add fb ku intan indri..kita bisa jadi sahabat

Intan Angel mengatakan...

add fb ku intan indri..kita bisa jadi sahabat

Intan Angel mengatakan...

add fb ku intan indri..kita bisa jadi sahabat

Mesra Meisrana mengatakan...

udh di cari tp byk nama intan indri cirinya apa ya

Intan Angel mengatakan...

fotoku dengan suamiku pas kita nikah..suamiku make jas hitam..aq pake kebaya putih

Mesra Meisrana mengatakan...

kok gk ktm jg di fb.. tulisannya intan indri apa bkn?

Unknown mengatakan...

Ayah...........tak terasa 3 th 3 bln ayah meninggalkan kami untuk selama2nya....saat itu 28 Desember 2013,di usia 37 th karena serangan jantung di Jakarta, kadang terasa mama di Cubit Allah, mgk karena mama terlena dengan Keindahan duniawi...waktu itu mama,dan anak ada di Jepara, Anaku yang pertama br berumur 7 tahun dan adiknya 2 th 8 bln....Sampai sekarangpun senyumanmu,candamu tak bs mama lupakan...apalagi disaat anak2 sedang sakit atau Rewel langsung terbayang almarhum....setiap doaku selalu terucap untukmu ayah....gak tahu mengapa sejak kepergianmu mama menjadi cengeng di saat berkeluh kesah padaNya rasanya mak nyess..plong terasa semua resah gelisahku tercurahkan semua....mama sadar ini adalah Nikmat dariNya sungguh terasa...Aku yakin Allah lebih sayang Ayah...Allah maha tahu apa yang terbaik buat mama dan anak2,..tak bisa kulupakan kenangan indah bersamamau walau hanya 8 th,alhamdulilah setiap kamis sore anak kita serta mama ziarah ke makammu ayah,doa kami semoga khusnul khotimah, dilapangkan kuburnya, dietrima amal ibadahnya dan di ampuni segala dosanya...Mama yakin Allah tidak membedakan umatnya , Allah maha adil...semoga mama bisa mendidik anak2 kita mjd anak yg sholeh dan solekhah....

Hasmawati Wicaksono mengatakan...

Assalamu alaikum warohmatullahi wabarokatu.
Suamiq meninggal hari jum'at tgl 17 februari 2017 karena sakit.beliau menderita alergi obat..
Usia pernikahan kami baru 1 thn 5 bln.kmi hdup bersama cm 530 hr.beliau meniggalkn seorang putra yg msh bayi.smpai saat ini sy msh berharap smw ini hnya mimpi,sy berharap sy sedang koma dan smw ini terjdi di dlm komaq,sy berharap terbangun dr koma dan swmiq msih di sampingq...
Masih ku ingat 3 hr sebelum papa pergi tepatnya tgl 14 februari,di malam valentine itu papa berkata semoga rumah tagga kami langgeng dan mama cuma berkata aamiin..
Tak di sangka Allah berkehendak lain syg...
Ya Allah...m3ngapa trll cepat Engkau ambil suamiq,hamba hanya seorang ibu rmh tgga,bagaimana cara hmba menghidupi anak kmi...
Bgitu berat beban ini,dan hamba tdk sggup memikulx sndr.tdk ada lg teman berbagi critaq,tdk ada lg tmpatq mengeluh.hancur rasax hati ini...1 bln pertma setiap hr mama mengendong anak oita yg msih bayi dan pergi ziarah ke makam papa,tak kenal hjan dan panas mama akan memangku jagoan kecil kita sambil membaca yasin di makam papa.
Rindu sx hati ini,setiap hri mama berdoa biar di pertemukan dlm mimpi,alhamdulillah pas 1 bln mama mimpiin papa,sepanjang mimpi mama hanya menagis,dan papa cuma tersenyum,senyum yang begitu lebar tak pernah lepas dri bibir papa,sambil tersenyum papa mengelus kepala mama.subhanallah....seolah2 papa pingin kuatkan mama.makasih ya Allah Engkau sudah pertemukan Hamba dgn almarhum suami hamba walaupun itu lewat mimpi.
Mafkan mama krn blm bs menjadi istri yg baik buat papa,tp insya allah mama bs jd mama yg baik buat anak tercinta kita.mama akan brusaha agar kakak haidar bisa tumbuh mnjadi anak yg sholeh,pintar,sehingga ia sukses dunia dan akhirat aamiin YRA...
Papa meninggal di hari jumat,Papa meniggal di hari baik,insya allah tdak di siksa di dlm kubur,begitulah hadist yg mama baca.
Slamat jln papa syg...,insyaallah kakak dan mama baik2,semoga papa husnul chotimah,di lapangkan kuburnya di terangi kuburnya,di jauhkan dari siksa kubur dan siksa api neraka, di tempatkan di surgax Allah yg terbaik.Aamiin YRA...

Dari kami yang selalu menyayagi dan merindukanmu.

Herlina Novi mengatakan...

Iya yg punya wa silahkan di share supaya bund2 hebat bisA jd isprirasi untuk org di luar sana

Intan Angel mengatakan...

suami kita meninggal dihari dan tgl yg sama.salam knal yas

Intan Angel mengatakan...

suami kita meninggal dihari dan tgl yg sama.salam knal yas

Mesra Meisrana mengatakan...

menjelang ramadhan kenangan ramadhan thn kmrn sangat indah paps tak terasa hampir sethn kau prg tp rindu ini tak kan pudar di telan waktu.. dan doa ku slalu menyertaimu ..

Unknown mengatakan...

Assalamualaikum, stlh baca kisah ibu2 di atas alhamdulillah sy semakin kuat, semoga saja kita termasuk wanita2 terpilih yg di pilih langsung oleh Allah,aamiin..suami sy meninggal 28 feb 2017, ga ada sakit sm skali sungguh mendadak sj. 19thn pernikahan kami jalani rasanya blm puas jd istrinya, semoga Allah menyatukan kami di surga kembali, thankyouuu pap utk semua cinta, keikhlasan dan perjuangan papa, tunggu mama di pintu surga ya pap, love u so much pappp

sri nofiaty mengatakan...

Aamiin Allohumma aamiin

sri nofiaty mengatakan...

Aamiin Allohumma aamiin

Hasmawati Wicaksono mengatakan...

Salam kenal jg buat intan.smga kt smw sll dlm lindungan Allah SWT sehingga kt mampu mnjdi teladan bg ank2 kita.aminnnn YRA......

mama eqilafa mengatakan...

Ternyata banyak sekali istri yang mengalami hal sama seperti aku.aku juga seorang istri yang ditinggal mati suami yang sangat aku cintai.setelah 12 tahun menikah.umurku 38 tahun dan suamiku 40 tahun.tanggal 8 april 2017 selepas isya suamiku meninggalkanku selamanya tanpa sakit atau kecelakaan.kematiannya yang mendadak dan dengan proses yang sangat cepat kurang lebih 10 menit.sempat di bawa ke rumah sakit tapi udah meninggal.aku dan ketiga anak anakku sangat shock.anak anakku masih kecil kecil.dan yang terkecil 5 tahun gak mau sekolah jalo gak diantar abinya.berat sekali karna selama ini aku selalu tergantung pada suamiku.beliau selalu memanjakanku dan anak anakku.hingga saat ini aku dan terutama anak anakku ssering menangis bersama.apalagi anakku yang pertama,dia seringkali sakit jika rindu sama abinya.membaca semua pengalaman para istri yang ditinggal suami ini membuat aku merasa gak sendirian mengalami nasib seperti ini.mudah mudahan kita semua kuat dan sabar dalam mendidik anak anak kita nanti.insya alloh.

Mesra Meisrana mengatakan...

salam kenal utk semuanya maap lahir bathin y sy senang baca forum ini sy merasa terhibur krn senasib.

dinda mengatakan...

saya juga belum 40 hari di tinggal suami karen a sakit,saya bersyukur karena selama diopname di rs ,saya selalu berada di sampingnya hingga suami menghembuskan nafas terakhir,tapi dari 3 tahun sebelum kepergiannya saya selalu mendapat mimpi kalo dia meninggalkanku,dan mimpi itu semakin sering hadir ketika beberapa bulan menjelang kematiaannya...rasanya aku tidak percaya ketika dia meninggalkanku dan juga kedua anakku yang masih kecil...kenangan indah selalu terbayang ..dia suami yang sangat baik,sabar dan sangat menyayangi aku dan anak2ku...semoga aku kuat menjalani semuanya meski tanpamu disisiku laki,kelak suatu saat aku berharap kita bersama lagi di surga..aamiin. Ilove you so much

Mesra Meisrana mengatakan...

assalamualaikum teman2 bagaimana perasaanya di ramadhan ini apakh sm dgn perasaan sy yg msh rindu alm..

Sby Pancing mengatakan...

6 juni 2017

Syalom,, suami saya juga meninggal 20 mei kmren.. Tepatnya 2 minggu,, krn pendarahan otak.. Padahal pagi nya beliau masih senyum dan bekerja (kami buka toko ikan hias di depan rumah) .. Tiba2 siang dia mengeluh sakit kepala, jam 4 dia muntah, lalu jam 5 aku bawa dia k UGD .. Selang stngah jam dia meninggal.. Saya sedih, terpukul, menyesal selama ini selalu ga nurut sama dia.. Beliau meninggalkan anak kami yg masih balita semua (5 dan 4 ) tahun.. Y Tuhan tolong lapangkan lah jalan dia menuju tempatMu.. Berilah aku keiklasan melepas kepergian suami hamba y Tuhan..😭

DOMINO206.COM mengatakan...

http://beritadomino2o6.blogspot.com/2017/06/hanya-2-jam-mengemis-modus-ngesot-di.html

http://jutawandomino206.blogspot.com/2017/06/djalal-sih-pencipta-lagu-selamat-jalan.html

http://detik206.blogspot.com/2017/06/nah-ini-dia-4-alasan-lakukan-masturbasi.html

http://marimenujudomino206.blogspot.com/2017/06/kejam-ternyata-suami-bunuh-dan-bakar.html


HALLO TEMAN-TEMAN DAFTARKAN SEGERA DIDOMINO206.COM JUDI ONLINE TEPERCAYA & AMAN 100% !

SANGAT MUDAH MERAIH KEMENANGAN TUNGGU APALAGI AYO BURUAN DAFTARKAN TEMAN-TEMAN^_^

UNTUK PIN BBM KAMI : 2BE3D683

Dian mengatakan...

Suami sy jg meninggal, sy kepikiran terus setelahsy bacaini ternyata banyak ibu yg ditinggal suami , yg sabar y bu, semoga kt dipertemukan lagi sm suami kita dan semoga dia disana khusnul khotimah , dimasukan disurga allah diampunin dosa nya amin...

Dian mengatakan...

Suami sy jg meninggal, sy kepikiran terus setelahsy bacaini ternyata banyak ibu yg ditinggal suami , yg sabar y bu, semoga kt dipertemukan lagi sm suami kita dan semoga dia disana khusnul khotimah , dimasukan disurga allah diampunin dosa nya amin...

Unknown mengatakan...

Salm kenal... Saya seorg isteri dgn 3 org anak yg msh kecil2 baru saya baru saja kehilangan suami yg meninggal secara mendadak. Kepergiannya pas bertepatan tengah malam sesaat hari lebaran kemarin (25/6/17). Aku benar2 shock! Suami q drenggut paksa oleh STROKE! Sampai saat ini hampir stp hari saya menanggis, rasa blm percaya kalo suami saya secepat itu meninggalkan kami. Dalam setiap doa saya meminta kepda Alllah spy segera dberikan kesabaran dn keikhlasan! Karena saya benar2 merasa menderita dengan keadaan sprt ini. Walau sbenarnya saya tau kalo saya tidak ikhlas maka suami saya pasti merasa sedih juga dsana. Tp setelah saya membaca tulisan2 diatas ternyata saya tdk sendiri, sehingga sdkt banyaknya meringankan rasa sakit didada. Semoga saya bisa belajar dari pengalaman kawan2 semua bahwa semua yg kita miliki adalah semua titipan yg suatu saat bisa kapan saja di ambil oleh empuNya Semesta Alam. Semoga suami saya khusnul Khotimah dan kami yg dtinggalkan selalu dberikan kesabaran dan ketegaran serta selalu dlindungi oleh Allah SWT. Aamiin YRA

Lily Dwiyanthie mengatakan...

Aamiin Ya Allah...

zaujwazawjah mengatakan...

Salam ukhuwwah fillah,Alhamdulillah 'alaa kulli haal,Mlm ni genap hari yg ke-29 almarhum suami ana pergi meninggalkan anak buat selama-lamanya, Seminggu sblm menjelang Ramadhan 18/5/17,beliau terlibat dlm kemalangan jln raya ketika menaiki motorsikal utk mencari nafkah,lukanya tidak parah akan ttp kakinya harus dioperation utk masukkan besi,Allahu.. Tak sanggup utk ana teruskan cerita ni krn segalanya masih jelas di ingatan sehinggalah hari terakhir almarhum pergi pada pagi Ramadhan yg terakhir (24/6/7), ketika aku terjaga dr lena utk kali yg kedua (11am), arwah sudah tidak bernafas lg, arwah disahkan baru pergi dalam dua jam yg lalu krn jasadnya masih lembut.. Allahu,betapa luluhnya hati aku sbg seorg isteri ketika itu krn sblm tu ana ada terjaga & melihat arwah sdg duduk, ana sangka suami ana tdo dlm keadaan duduk krn suami suka tdo dlm keadaan spt itu, dlm keadaan mamai + badan terasa penat pnt sgt ana tertidur semula slps ana tegur suami,"Bang, knp abg tidur duduk,baringlh.. (Pd mlm 27 Ramadhan tiba2 arwah mengadu sakit dada & badan terasa lemah sgt, arwah juga ada melihat sesuatu seperti cahaya pd mlm tu (bgku mungkin ianya malaikat), sempat aku sapukan minyak angin agar arwah lega dr terus menahan sakit, Alhamdulillah, arwah berasa lega utk seketika, gerakan di hati ingin mmerawat arwah jika sakitnya berterusan krn arwah tidak pernah sakit spt tu, tp ianya tidak kesampaian,mungkin ianya hanya sbg asbab utk ana bersamanya buat kali yg terakhir & ALLAH terlalu sygkan arwah.. terlalu byk nasihat juga kata2 terakhir dr arwah buat diri ana, selama 13 tahun ana kenal arwah suami, kami dpt idup bersama sbg spsg suami isteri yg sah hanya 7thn, Terima kasih ya ALLAH di atas pinjamanMu yg amat berharga buatku, aku berasa puas krn diberi kesempatan yg byk & dpt menghabiskan masa bersamanya sblm ENGKAU mengambilnya semula drpdku, aku tidak akan pernah lupa segala kenangan2 manis, susah & senang sewaktu kami lalui bersama2, Terima kasih bang utk segala2nya,Terima kasih krn terima diri ini seadanya walaupun org tidak mampu utk beri abg zuriat mcm org lain,tp kasih syg abg terhadap org,xpnh berubah..Inshaa Allah syg,doaku akan senantiasa mengiringimu selagiku bernafas,tunggu org di sana ye bang..Inshaa ALLAH lps ni mana tahu org pula menyusul abg slps selesai semuanya..4thn sebelumnya ana kehilangan seorg abah yg amat ana sayangi,kini suami yg dikasihi pula menyusul.Tiada galang ganti buatku di atas kebaikan2 mereka.YA ALLAH,LAPANGKANLAH & LUASKANLAH KUBUR MEREKA,KURNIAKANLAH BUAT MEREKA SYURGA TANPA HISAB,JAUHILAH MEREKA DARI FITNAH/SEKSANYA KUBUR & JUGA AZAB API NERAKA JAHANNAM,ENGKAU CUCURILAH SENANTIASA RAHMAT-MU KPD ROH-ROH MEREKA YA ALLAH,TEMPATKANLAH MEREKA DI KALANGAN PARA ANBIA,PARA SOLIHIN,PARA SYUHADA juga PARA MUTTAQIN,KURNIAKANLAH BUAT MEREKA RUMAH,KELUARGA,ISTERI,ANAK-ANAK & SAUDARA YG LEBIH BAIK DARI YG TELAH DITINGGALKANNYA YA ALLAH,ENGKAU SATUKANLAH HATI-HATI KAMI HINGGA KE JANNAH-MU.Aamiin yaa Rabb,Syg..dy mesti igt lg org pnh ckp,"Jika jodoh kita tak panjang kat dunia ni,mana tahu inshaaALLAH..jodoh kita jumpa balik & panjang di (syurga) sana,Aamiin."Hnya ALLAH yg tahu kesedihan di hati kita ketika itu.Rasa bersyukur sgt krn ALLAH SWT beri kesempatan utkku berbakti & jaga arwah,segalanya aku cuba tempuhi & lakukan dgn sendirian,walaupun ianya hanya utk sebulan lebih,ana merasa cukup puas krn ketika itulah kami betul2 dpt merasa kasih syg yg tulus dr hati masing2,arwah sering melafazkan, "Org syg dia,org sentiasa maafkan segala kesalahan2 dia".Ana juga sering minta maaf dari beliau bila teringat krn ana sedar,ana belum mampu utk jd seorang isteri yg solehah di saat2 akhir beliau krn kami terlalu byk kelemahan,krn ana sedar ana terlalu byk dosa kpdnya..ALLAH dtgkan ujian satu persatu sehinggalah ujian yg berat bgku yakni suami yg ana syg & cinta krn ALLAH wa Rasulillah telah pergi dahulu meninggalkan ana.."TABAHKANLAH HATIKU YA ALLAH,BERILAH AKU KESABARAN YG TINGGI SETANDING PARA NABI & ORANG-ORANG SHOLEH TERDAHULU,AAMIIN

Lily Dwiyanthie mengatakan...

Aamiin Ya Allah...

Mesra Meisrana mengatakan...

Aamin Ya Robbal alamin

Mesra Meisrana mengatakan...

Aamin Ya Allah smg kt tetap sabar dn diberi kekuatan iman .

Lily Dwiyanthie mengatakan...

Betul mbakkk... saya setuju mbak Herlina Novi����

Lily Dwiyanthie mengatakan...

Aamiin Ya Allah... Makasih mabk Mesra Meisrana... senang rasanya bisa berkumpul berbagi cerita kawan2 senasib sepenanggungan

Ratih Ayuning Tyas mengatakan...

Amin ya robbiallamin.. Tabah dan sabar.. Semangat!!

Posting Komentar

 
Buletin Al Husna diterbitkan oleh Forum Kajian Muslimah Kuwait - Al Husna - . Penasehat: Latifah Munawaroh,MA Penanggung jawab: Ummu Ridho, Redaktur pelaksana: Ummu Yahya, Ummu Rafi, Ummu Sumayya, Ummu Fathima Zahra, Ummu Hukma, Ukhti Fatma, Lay out: Ukhti Noor, Ummu Nizar, Keuangan: Ummu Azmi, Bagian Produksi: Ummu Abdurahman. Distributor: Ukhti Lucy (Al Husna), Mbak Diana Lestari (Khairunnisa), Ummu Ahmad (Jahra), T’Eva Amalia (Al-kautsar), Ummu Thoriq (Al Haiza) . Bagi yang ingin mendapatkan buletin ini Hubungi: Al Husna :+965 67786853 - Email : alhusnakuwait@gmail.com